SuaraSumsel.id - Banjir yang terjadi di Musi Rawas dan sekitarnya di Sumatera Selatan (Sumsel) membuat lalu lintas jalan lintas Lubuklingga menuju Palembang terendam banjir. Jalan yang terendam banjir ini pun mengakibatkan macet panjang kendaraan.
Sejak Sabtu (11/3/2023) di Musi Rawas sudah meninggi dan meluas. Sedikitnya ada 189 rumah warga yang terendam banjir, yakni di Dusun 4 dan Dusun 2, dengan ketinggian air bervariasi, namun terdalam mencapai 2 meter.
Banjir juga terjadi di wilayah Desa Lubuk Kecamatan Muara Kelingi, hal ini disampaikan Jarkasih yang sempat melintas di wilayah tersebut.
Melansir sumselupdate.com-jaringan Suara.com, personil Sat Lantas Polres Musi Rawas langsung menutup akses jalan Lubuklinggau-Sekayu.
“Bagi pengguna jalan yang akan ke Palembang, yang akan melintas ke arah Sekayu dialihkan ke jalur Lahat. Karena, di Muara Kelingi dan Muara Lakitan Banjir,” jelas personil Sat Lantas Polres Musi Rawas.
Banjir di jalan lintas terlihat di Desa Lubuk Muda, jalan lintas Lubuklinggau menuju kota Palembang. Informasi ini pun dibagikan salah satu akun Infolubuklinggau.
Netizen pun kemudian ramai mengomentari banjir yang sekaligus menyebabkan banjir.
"Sudahlah banjir, macet pulo," tulis netizen benny_arisandy
"Semoga air nya surut. Semoga Allah melindungi mereka semua, Aamiin" kata ummuannisa_shop86
"Moga air cepat surut," sambung netizen anies_busana.
Baca Juga: 69 ASN Kemenkue Dinilai Punya Harta Tidak Wajar, Ada di Sumsel?
Tag
Berita Terkait
-
Sambut Bulan Suci Ramadan, Ribuan Warga Palembang Gelar Ziarah Kubra ke Makam Ulama
-
Kadisporapar Banyuasin Zulkarnain Wafat Saat Anak Dan Istri Tengah Umrah
-
Jalan Lintas Lubuklinggau-Palembang Banjir, Pengendara Diminta Pilih Jalur Lahat
-
69 ASN Kemenkue Dinilai Punya Harta Tidak Wajar, Ada di Sumsel?
-
Setelah Lahat, Banjir Menyapu Musi Rawas Sebabkan 136 Rumah Terendam Dan Dua Jembatan Gantung Putus
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?