SuaraSumsel.id - Nasib plu dialami pelajar di Kota Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel). Dia tewas setelah menjalani perawatan karena tertembak di bagian kepala saat bermain di lapangan di kawasan Perumahan Griya Tanjung Wahid, Kelurahan Gandus Palembang.
Korban M Fahri Iskandar (14) juga telah dimakamkan pada Kamis (5/1/2023) kemarin. Korban yang bersekolah di MTs Muhammadiyah 2 Palembang tertembak peluru nyasar saat bermain di lapangan di kawasan perumahannya.
Menurut pengakuan sang ayah, Iskandar (43), peluru tersebut kemudian bersarang di bagian mata dan mengenai otak. Hal ini yang membuat korban tidak lagi tertolong.
Peristiwa itu terjadi bermula ketika anaknya bermain bersama teman-temannya, tetiba tertembak peluru nyasar tersebut. Dia pun baru diketahui warga sekitar dan langsung mengangkat sang anak yang terluka.
Warga Blok R6 Griya Tanjung Wahid Gandus ini tertembak di bagian kepala belakang, lalu terjatuh ke belakang. Peluru masuk ke mata kanan hingga menembus bagian rongga otaknya. Keluarga langsung melarikannya ke rumah sakit umum pusat Muhammad Hoesin (RSMH) Palembang guna memberikan perawatan intensif.
“Kata dokter pecah pembuluh darah karena peluru yang tembus dari mata kanan dan bersarang di dalam otak. Rencana mau dioperasi tapi tak kunjung sadar sampai meninggal,” katanya menerangkan jika sang anak masuk ke rumah sakit sejak 28 Desember 2022 sampai tanggal 5 Januari 2023.
Menurut Iskandar, pelaku bernama Febriansyah yang merupakan tetangga di kawasan perumahan tersebut, sudah diamankan Polsek Gandus.
“Kalau ngakunya pelaku, dia nembak burung, tapi sampai sekarang belum ada ikhtikad baik dari keluarganya,” bebernya.
Pihak keluarga menyerahkan semua proses hukum kepada pihak kepolisian.
Baca Juga: Akhir Pekan: Sumsel Berawan di Sejumlah Wilayah Ini
“Ada saudara kembar anak saya yang juga ikut main, namanya Fahmi, dia yang lihat peristiwa itu,” tutupnya.
Tag
Berita Terkait
-
Pilunya Pelajar MTS di Palembang Tertembak Peluru Nyasar, Tembus ke Otak
-
Proyek Sampah Diubah Jadi Listrik PLN di Palembang Masih Tunggu Amdal
-
Warga Sakit Terlantar Karena UGD Puskesmas Gelumbang Digembok, Tak Ada Petugas
-
Akhir Pekan: Sumsel Berawan di Sejumlah Wilayah Ini
-
Peliknya Warga Palembang Merasakan Bebas Banjir Saban Musim Hujan
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor
-
Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis
-
Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung
-
Jangan Takut Gagal, Kisah Reski Menembus Pendidikan Tinggi Lewat BIDIKSIBA PTBA
-
Wajah Lain Krisis Karhutla: Anak Terpapar Asap, Perempuan Lebih Berat Merasakan Beban