SuaraSumsel.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang bekerja sama dengan PT Indo Green Power akan membangun konstruksi proyek pengolahan sampah menjadi energi listrik (PSEL) yang dimulai pada 2023.
Dikatakan Pemerintah masih mempersiapkan proyek PSEL atau Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) ini. Kekinian proyek ini masih dalam kajian jual-beli listrik oleh PLN yang sudah dinyatakan lulus sekaligus layak.
"Kami saat ini juga sedang melakukan analisis dampak lingkungan (amdal). Ini menjadi sebuah solusi kami untuk mengatasi sampah," kata Kepala DLHK Kota Palembang Akhmad Mustain melansir ANTARA.
Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Palembang juga menambah sebanyak enam unit armada truk pengangkut sampah.
di Palembang, Jumat, mengatakan penambahan truk tersebut dilakukan karena jumlah armada saat ini masih belum memadai untuk mengangkut sampah di kota ini.
"Saat ini jumlah truk pengangkut sampah sebanyak 121 unit ini hanya dapat mengangkut sampah 800-900 ton ke tempat pengelolaan akhir sampah (TPA), karena potensi produksi sampah di kota ini mencapai 1.180 ton per hari," katanya.
Penambahan truk tersebut, diharapkan tidak ada lagi penumpukan sampah di tempat pembuangan sampah (TPS) yang ada di 18 kecamatan di kota ini.
Pencabutan status PPKM di Kota Palembang akan ada banyak kegiatan seperti konser, karnaval, dan sebagainya, sehingga potensi produksi sampah di kota ini meningkat.
Lalu, ia mengimbau masyarakat untuk tidak membuang sampah di anak-anak sungai karena itu berdampak buruk bagi lingkungan sekitarnya dan juga salah satu penyebab banjir di kota ini.
Baca Juga: Akhir Pekan: Sumsel Berawan di Sejumlah Wilayah Ini
"Buanglah sampah pada tempat yang telah disediakan karena saat ini masih banyak masyarakat yang membuang di sungai," katanya. [ANTARA]
Berita Terkait
-
Warga Sakit Terlantar Karena UGD Puskesmas Gelumbang Digembok, Tak Ada Petugas
-
Akhir Pekan: Sumsel Berawan di Sejumlah Wilayah Ini
-
Peliknya Warga Palembang Merasakan Bebas Banjir Saban Musim Hujan
-
Tenggelam di Danau Ranau saat Berenang, Wisatawan Ditemukan Meninggal
-
Kepergok Mandi di WC SPBU, Tiga Anak Gadis di OKU Sumsel Disekap
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
Pilihan
-
Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata
-
Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Terus Melawan
-
Dua Sepeda Motor yang Dibakar Massa di Pos Polisi Pejompongan Diduga Milik Intel
-
Sepeda Motor Dibakar Dekat Pos Polisi Pejompongan, Bentrok Pecah
-
Tolak MBG dan Kopdes, FMN: Anggaran Hanya Lari ke Prabowo dan Kroni-kroninya!
Terkini
-
Duel Maut di Kebun Sawit Muba, Korban Tewas Ditebas di Leher, Benarkah Curi Sawit?
-
99 Pekerjaan Disebut Fiktif, Eks Kadis Perkimtan Palembang Hanya Dituntut 1,5 Tahun
-
PT DSI Ambil Alih Ekspor SDA, Akademisi Ingatkan Nasib Perusahaan Lokal Sumsel
-
Kabut Asap Makin Parah, Unsri Alihkan Kuliah ke Online, Kapan Kembali ke Kampus?
-
KA Bukit Serelo Tabrak Isuzu Panther, Satu Keluarga Jadi Korban: 4 Meninggal, 1 Kritis