SuaraSumsel.id - Ada-ada saja perilaku kriminal terjadi Sumatera Selatan (Sumsel). Ingin merasakan layanan seks gratis, Suyanto (28), warga Mesuji Raya, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumsel digerebek dan diancam bakal diarak di kampung.
Namun, ponsel dan uang korban pun dirampas. Peristiwa ini terjadi di Rusun Blok 37 lantai 1 di Jalan Radial, Gang Arena, Kelurahan 24 Ilir, Kecamatan Bukit Kecil Palembang pada Sabtu (8/10/2022) sekitar pukul 01.00 WIB.
Korban mengaku kehilangan sejumlah uang, handphone merek Realme, dan barang berharga lainnya hingga mengalami kerugian ditafsir sebesar Rp3 juta.
Menurut korban, sebelum kejadian perampasan, dirinya menawarkan jasa kepada salah satu pelaku berinisial AK untuk mengisap kemaluan melalui aplikasi Dating Chat.
Pada saat itu, terlapor langsung menyetujuinya, korban langsung menuju kosan terlapor di Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Namun setelah korban berada di dalam kamar bersama terlapor AK, beberapa saat kemudian datang empat orang yang tidak ketahui korban langsung mendobrak pintu kamar dan langsung mengancam akan diarak telanjang serta dibawa ke Rukun Tetangga (RT).
“Saya ketakutan dan hanya diam saja, para terlapor langsung merampas uang, handphone, dan barang-barang lainnya milik saya,” jelas Suyanto.
Usai merampas uang, handphone, dan barang-barang lainnya, menurut Suyanto, terlapor AK dan teman-temannya langsung kabur.
“Saya sudah sempat bertanya kepada tetangga sekitar, tapi mereka tidak ada yang tahu siapa para terlapor. Jadi saya buat laporan polisi dengan harapan para pelaku dapat ditangkap,” pungkasnya.
Baca Juga: Beruang Madu Kembali Masuk ke Pemukiman di Pagar Alam Sumsel, Warga Ketakutan
Kompol Tri Wahyudi, membenarkan adanya laporan tindak pidana pencurian dengan pemberatan atau curat.
“Korbannya sudah membuat laporan dan selanjutnya akan kami teruskan ke Satreskrim untuk ditindaklanjuti. Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) sudah dilakukan,” ujarnya melansir sumselupdate.com-jaringan Suara.com, Minggu (9/10/2022).
Berita Terkait
-
Beruang Madu Kembali Masuk ke Pemukiman di Pagar Alam Sumsel, Warga Ketakutan
-
Tolong! Petani di Sumsel Sulit Menanam Padi Karena BBM Langka, Tak Bisa Jalankan Hand Traktor
-
Palembang Target Wisatawan di Bumi Sriwijaya Kembali Lebih 1 Juta Per Tahun
-
Palembang Diguyur Hujan Gerimis, Ini Wilayah Sumsel Bakal Hujan Sore Hingga Malam
-
Wagub Mawardi Yahya: Data Masyarakat Miskin di Sumsel Diperkirakan Sudah Tidak Sesuai
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
18.000 Liter Minyakita Oplosan Disita di Bengkulu, Pakai Minyak Curah dan Kemasan Diubah
-
Sosok Pria di Balik Identitas Ganda yang Diduga Tipu Dokter di Palembang, Terbongkar Usai Lebaran
-
Gandus Geger, Siswi SD Ditemukan Trauma, Diduga Korban Kekerasan Seksual Driver Ojol
-
Dituntut 12 Tahun, Eks Dirjen Perkeretaapian Divonis 8,5 Tahun di Kasus LRT Palembang
-
Rakor Dipimpin Gubernur Herman Deru, Benarkah Banjir Palembang Segera Teratasi?