SuaraSumsel.id - Kondisi jembatan gantung yang merupakan satu-satunya sarana transportasi di Desa Tanjung Rawan, Kecamatan Pendopo Empat Lawang Sumatera Selatan membahayakan. Beberapa ruas bangunan jembatan telah lepas hingga nyaris ambruk.
Situasi ini mengkhawatirkan masyarakat yang menjadikan jembatan gantung menjadi akses warga satu-satunya menuju kebun hingga keluar desa.
“Lantai jembatan hanya ada potongan bambu dan kawat. Kami harus ekstra hati-hati saat melewati jembatan itu,” kata Mamat (45), warga desa.
Situasi ini membahayakan bagi masyarakat terutama anak-anak atau yang sudah berusia lanjut saat melintas jembatan tersebut. Apalagi, situasi musim hujan membuat jembatan tersebut basah dan licin.
Keadaan jembatan tersebut makin membahayakan warga yang melintas. Ia berharap Pemerintah agar segera memperbaiki jembatan gantung tersebut sebelum memakan korban jiwa.
Mamat pun mengaku memiliki anak yang masih sekolah dan harus melintasi jembatan tersebut setiap hari pada pagi hari. “Takutnya anak kecil nanti jatuh, kan bahaya,” ujar dia.
Menanggapi keluhan warga ini, Pemerintah Daerah hanya mengungkapkan keterbatasan anggaran. Kepala Dinas PUPR Kabupaten Empat Lawang, Ismail Hakim mengungkapkan sudah melakukan peninjauan ke lokasi untuk mengecek kondisi jembatan gantung tersebut.
Perbaikan jembatan gantung sudah berapa kali diusulkan oleh bidang BM, namun keterbatasan dana.
“Karenanya, perbaikan jembatan tersebut belum bisa dilaksanakan,” ujarnya melansir Sumselupdate.com-jaringan Suara.com, Kamis (7/7/2022).
Baca Juga: Dodi Reza Alex Divonis 6 Tahun Penjara, Posisi Ketua DPD Golkar Sumsel Digantikan Bobby Rizaldi
Bahkan pihaknya akan berusaha mengusulkan perbaikan jembatan melalui APBD perubahan.
“Kemungkinan besar untuk tahun ini belum bisa dilaksanakan. Insya Allah di anggaran perubahan coba kita usulkan. Mudah-mudahan anggarannya ada dan memungkinkan,” katanya.
Berita Terkait
-
Dodi Reza Alex Divonis 6 Tahun Penjara, Posisi Ketua DPD Golkar Sumsel Digantikan Bobby Rizaldi
-
Cuaca Sumsel Kamis 7 Juli 2022: Palembang Berpotensi Hujan Pada Malam Hari
-
Heboh Video Call Porno ASN OKI Beredar, Terjadi di Ruang Kerja Kantor
-
Belasan Granat Peninggalan Perang Ditemukan Warga di Kebun Sawit di Lahat, TNI Ambil Alih
-
Supermarket Ternama di Palembang Kedapatan Jual Banyak Bahan Makanan Kadaluwarsa
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Profil Direktur PO ALS yang Jadi Tersangka Kasus Kecelakaan Bus Tewaskan 19 Orang
-
Duduk Perkara Kasus Haji Abdul Halim Ali, Mengapa Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar?