SuaraSumsel.id - Mantan calon wali kota atau cawako Palembang, Sumatera Selatan, Mularis Djahri ditahan Polda Sumatera Selatan atau Sumsel.
Penahanan yang berlangsung sejak Selasa (20/6/2022) dini hari. Pengusaha Palembang ini dilakukan penahanan oleh tim penyidik Ditreskrisus Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Selatan (Sumsel), Selasa (21/6/2022) dinihari.
Pemilik bisnis perkebunan PT Campang Tiga ini, ditahan di Direktorat Tahanan dan Barang Bukti (Dittahti) Polda Sumsel.
Dari informasi yang dihimpun, dugaan penahanan mantan cawako Palembang tersebut adalah kasus penguasaan lahan tebu di daerah Kabupaten OKU Timur.
“Nanti siang akan kita gelar ungkap kasusnya (preskon),” ujar Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Supriadi melansir Sumselupdate.com-jaringan Suara.com, Selasa (21/6/2022).
Hingga berita ini diterbitkan, Suara.com masih menunggu keterangan resmi terkait detail penahanan H Mularis Djahri.
Berita Terkait
-
Di Tengah Wabah Penyakit Mulut dan Kuku, Harga Daging Sapi di Palembang Tetap Tinggi
-
Prakiraan Cuaca 21 Juni 2022: Sumsel Berawan Pada Siang Hingga Sore Hari
-
Bank Sumsel Babel Diminta Gencar Salurkan KUR, Bantu Masyarakat Bangkit Saat Situasi Pandemi
-
HUT Kabupaten Muratara Diwarnai Demonstrasi Kontraktor, Minta Dilunasi Pembayaran
-
Arena Judi Sabung Ayam di Palembang Digerebek, Puluhan Pemain Tunggang Langgang Selamatkan Ayam
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?