SuaraSumsel.id - Wali Kota Palembang Sumatera Selatan, Harnojoyo mengimbau seluruh sekolah agar tidak melaksanakan pesta kelulusan atau perayaan tamat sekolah dasar hingga sekolah menengah atas.
Setiap sekolah menyelenggarakan acara tamat sekolah secara sederhana dan sewajarnya, meskipun saat ini level masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) kota Palembang turun menjadi level 1.
“Normal saja seperti biasanya, kita tanamkan kepada para murid budaya bersyukur, mereka bisa menyelesaikan pendidikan di sekolah dan bersiap lanjut tingkat selanjutnya,” kata Harnojoyo di lokasi pembangunan jembatan layang Simpang Sekip Palembang.
Himbauan tersebut harus diperhatikan setiap penyelenggara pendidikan dengan turut menyosialisasikannya kepada para orang tua, untuk mengawasi aktivitas anak pada hari pengumuman kelulusan sekolah.
Palembang mempunyai kebiasaan sendiri dalam suasana kesederhanaan dan khidmat, sehingga tidak perlu meniru cara-cara yang diterapkan di daerah lain dalam acara tamat sekolah ini.
“Jangan contoh yang tidak penting, sebab rasa syukur itu tidak perlu kita tunjukkan dengan kemeriahan, tapi perbanyak doa, fokus belajar hingga meraih prestasi dan cita-cita,” imbuhnya.
Melansir ANTARA, Wakil Kurikulum SMP Negeri 9 Palembang Rina Andriana memastikan sesuai instruksi dari Dinas Pendidikan Kota Palembang pengumuman tamatan murid kelas XI yang diagendakan pada Kamis (15/6) akan dilaksanakan secara sederhana.
Pihaknya hanya akan membagikan plakat dan ijazah kepada setiap murid yang bersangkutan dengan didampingi orang tua/wali di sekolah.
“Tidak ada kegiatan tambahan atau kemeriahan, sudah menerima (plakat/ijazah) mereka langsung pulang ke rumah, karena kita masih menahan diri sebagaimana imbauan dari pemerintah,” katanya.
Baca Juga: 12 Anak di Sumsel Terluka, Atraksi Motor Tong Setan Ditutup Polisi
Berita Terkait
-
Mandi Ramai-Ramai di Sungai Kelingi Lubuklinggau, Jonathan Ditemukan Tewas Tenggelam
-
Selebgram Palembang Al Naura Divonis Bebas Kasus Investasi Bodong oleh PT, Jaksa Ajukan Kasasi
-
12 Anak di Sumsel Terluka, Atraksi Motor Tong Setan Ditutup Polisi
-
Banding di Pengadilan Tinggi, Selebgram Palembang Al Naura Karima Divonis Bebas
-
Pidato Berapi-api Sukarno pada Rapat Raksasa di Palembang 1960, Menerangkan Konsep Bernegara Manipol Usdek
Terpopuler
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Duduk Perkara Kasus Haji Abdul Halim Ali, Mengapa Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar?
-
Ancaman Baru Sriwijaya FC, Registration Ban FIFA Bisa Ganggu Kebangkitan Laskar Wong Kito
-
Keluarga Almarhum Haji Halim Ali Kembalikan Rp127 Miliar ke Negara, Dicicil 12 Bulan
-
Hari Anak Nasional Jadi Alarm, Kasus Ayah Rudapaksa Anak di Sumsel Terus Berulang
-
Sejumlah Wilayah Palembang Akan Padam Listrik Hingga 6 Jam, Ini Lokasinya