SuaraSumsel.id - Dua warga Talang Buluh,Kecamatan Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin,Sumsel mengalami luka di bagian tangan usai membantu menangkap buaya yang lepas dari penakaran jebol akibat banjir.
Kedua warga yang terluka yakni Hendri dan Yanto, mereka terluka saat membantu menangkap buaya penangkaran pada Sabtu (16/4/2022) yang berada tidak jauh dari rumah mereka di Desa Talang Buluh.
Hendri yang ditemui di rumahnya mengaku, berkeinginan menangkap buaya yang tidak jauh dari rumahnya. Hal itu karena ingin memastikan keselamatan warga yang rumahnya dekat dengan kawasan rawa.
"Tahu sudah tertangkap, pihak dari BKSDA sama penangkaran datang dan membawa buaya yang kami tangkap. Sudah membantu malah disalahkan, kenapa tidak lapor dahulu. Selain itu, disalahkan menangkap buaya yang tidak menggunakan metode," katanya saat ditemui, Senin (18/4/2022).
Sudah mengalami luka di bagian tangan sebelah kanan karena tergigit buaya, Hendri mengeluhkan ada dugaan warga tidak melapor temuan buaya tersebut.
Menurutnya, bukannya saat itu ia tidak mau melapor akan tetapi spontan melihat buaya yang sedang memakan ikan dari jaring yang dipasangnya.
"Agar tak hilang, sehingga membuatnya refleks untuk menangkap buaya tersebut," sambung ia.
"Ketimbang nanti hilang, terus muncul lagi. Ini yang membuat cemas, apalagi rumah saya di depan aliran sungai. Kalau banjir dan air naik lagi, ada terjadi hal-hal yang tidak diinginkan terutama untuk anak-anak saya bagaimana. Ini saja, sudah membantu malah disalahkan apalagi bila ada korbannya," katanya.
Sementara itu, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatera Selatan saat ini telah mengevakuasi 18 ekor buaya anakan yang lepas dari tempat penangkaran akibat meluapnya kolam penampungan usai terjadi hujan lebat beberapa waktu lalu.
Baca Juga: Pamit Ingin Jajan ke Warung, Tiga Balita di Sumsel Tewas di Kolam Renang Fibelia Tirta
“Warga itu membantu kita memegang jaring saat evakuasi, sehingga telapak tangannya terluka ringan. Tapi sudah diobati, karena hanya luka ringan,”kata Kepala BKSDA Sumatera Selatan Ujang Wisnu Barata, melalui sambungan telepon, Senin (18/4/2022).
Ujang menjelaskan, mereka memperikarakan jumlah buaya yang lepas itu mencapai antara 20 sampai 30 ekor yang masih anakan. Saat ini, BKSDA pun sudah mendirikan posko untuk melakukan evakuasi kepada buaya yang lepas di sekitar kawasan Banyuasin.
"Untuk sekarang ada satu posko, kami juga meminta bantuan dari pawang buaya dan komunitas reptil untuk melakukan evakuasi ini termasuk juga warga,”ujarnya.
Diungkapkan Ujang, lokasi penangkaran PD Budiman di Desa Tanjung Sari, Kelurahan Sukomoro, Kecamatan Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin itu merupakan tempat titipan buaya hasil tangkapan BKSDA Sumsel.
Hujan yang terjadi sejak beberapa waktu terakhir membuat kolam menjadi meluap sehingga anakan buaya lepas dari kolam penangkaran.
Selain itu, Ujang pun memastikan bahwa seluruh buaya yang lepas tersebut merupakan anakan bukan kawanan buaya dewasa. “Kami paham warga mulai takut karena masih ada buaya di sekitar tempat mereka tinggal. Kami sekarang sedang mengupayakan untuk mengevakuasi semuanya, termasuk kami mendirikan posko agar sama-sama bisa terpantau,”jelasnya.
Tag
Berita Terkait
-
Jadwal Buka Puasa Kota Palembang Hari Ini, Senin 18 April 2022
-
Jadwal Buka Puasa Kota Lubuklinggau Hari Ini, Senin 18 April 2022
-
Jadwal Buka Puasa Kota Pagar Alam Hari Ini, Senin 18 April 2022
-
Ketua Majelis Hakim Kasus PDPDE Hilir yang Menjerat Alex Noerdin Diganti, Penyebabnya Ini
-
Petani di Lahat Habisi Nyawa Istri Gegara Kesal Dituntut Cerai, Alami Lima Luka Tusuk
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
Pilihan
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
-
Dua Kapal Tanker Pertamina Masih di Selat Hormuz, Begini Nasib Awaknya
Terkini
-
Dana Warga Sumsel Sempat Raib karena Scam, Rp541 Juta Akhirnya Berhasil Kembali
-
Cuma Rp25 Ribu, Kartu BSB Cash Sumsel United Ini Bisa Dipakai di LRT, Bandara sampai Tol
-
Muhammadiyah di Sumatera Selatan Pastikan Lebaran 20 Maret 2026, Ini Penjelasannya
-
Warga Palembang Wajib Tahu! Jadwal Imsak dan Buka Puasa Hari Ini, 4 Maret 2026
-
Gejolak Timur Tengah Memanas, Seberapa Aman Keberangkatan Umrah Warga Sumsel?