SuaraSumsel.id - Sebuah video viral di media sosial, yang menceritakan tentang seorang pria di Palembang, Sumatera Selatan. Dia melapor ke Sentral Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Palembang karena tertipu membeli daun ganja.
Video tersebut menjadi heboh dan kocak, lantaran laki - laki tersebut membeli narkoba jenis ganja, namun diberi daun pohon biasa, alias daun hijau.
Tak terima dengan kejadian tersebut, pria tersebut mendatangi SPKT Polrestabes Palembang karena merasa tertipu dan ingin melaporkan pelakunya.
Dalam video berdurasi 30 detik tersebut , saat pria yang menggunakan jaket hijau tersebut datang untuk melapor langsung ditanya petugas.
" Kamu pesen apa?" tanya petugas
" Saya pesen ganja pak, tapi yang datang bukan ganja," ujarnya kepada petugas.
Petugas pun kembali bertanya, kamu sudah sering pesan ganja ya dan audah lama memakai ganja?" tanya petugas.
" Sudah sering pak saya pesen ganja, tapi baru kali ini tertipu," katanya sambil membuka bukusan yang ia pesan.
Kasat Narkoba Polrestabes Palembang, Kompol Mario saat dikonfirmasi mengatakan sedang mengecek ke SPKT.
Baca Juga: Mantan Anggota DPRD Sumsel Sakim Ditahan, Kasus Penipuan Jual Beli Tanah Rp13 Miliar
" Kami sedang mengecek ke SPKT, karena itu laporannya bukan ke kami ," ungkapnya dikonfirmasi Suara.com, Selasa (28/3/2022).
Salah satu akun yang membagikannya kriminalupdate. Postingan ini pun langsung ramai dikometari netizen.
Kontributor : Welly Jasrial Tanjung
Berita Terkait
-
Soal Perjanjian Hibah Daerah Masjid Sriwijaya, Alex Noerdin Bela Diri: Yang Tanda Tangan yang Bertanggungjawab
-
Terpidana Izin Alih Fungsi Hutan Mantan Bupati Muara Enim, Muzakir Sai Sohar Kembalikan Kerugian Negara Rp2 Miliar Lebih
-
Kocak! Beli Ganja Tapi Dikasih Daun Tanaman Hias, Tukang Ojek Lapor Polisi
-
Alex Noerdin Bantah Dana Hibah Masjid Sriwijaya Tak Ada Proposal: Proposal Itu Syarat Utama Dana Hibah
-
Mantan Anggota DPRD Sumsel Sakim Ditahan, Kasus Penipuan Jual Beli Tanah Rp13 Miliar
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status "Cucu Nabi" Demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
Terkini
-
Warga Sumsel Mulai Takut Keluar Malam, Aksi Begal dan Kejahatan Jalanan Kembali Meresahkan
-
5 Fakta Ngeri Maling Bersenpi di Warung Bakso Palembang, Korban Sampai Kabur Naik Lantai Dua
-
Blackout Sumatra Berulang, Ketahanan Sistem Kelistrikan Nasional Kembali Dipertanyakan
-
Blackout Sumatra Nyaris Makan Korban, Mahasiswi UMP Terjebak di Lift Kampus
-
Apa Itu Obligasi Daerah? Skema yang Ingin Diterapkan Herman Deru di Sumsel