SuaraSumsel.id - Empat Sekolah Menengah Atas (SMA) unggulan di Kota Palembang, Sumatera Selatan, mempercepat pembukaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2022-2023.
Keempat sekolah tersebut yakni SMA Negeri 6, SMAN 1, SMAN 17 dan SMAN Sumsel.
Khusus di SMAN 6, alasan PPDB dipercepat karena sekolah tersebut memiliki kekhususan dan keunggulan di bidang keagamaan Islam atau keimanan dan ketaqwaan (Imtaq).
Sesuai dengan kekhususan itu, pihaknya membuka jalur penerimaan calon peserta didik hafizd Alquran yang proses penilainannya membutuhkan waktu cukup lama berdasarkan pengalaman PPDB tahun ajaran sebelumnya, sehingga perlu dilakukan penerimaan lebih cepat atau lebih awal dari sekolah lainnya.
Siswa yang akan diterima nanti sesuai dengan persentasi quota melalui lima jalur yang telah ditetapkan, di antaranya jalur PMPA , afirmasi , mutasi , zonasi dan mandiri.
Syarat pendaftaran minimal nilai raport untuk lima semester terakhir berjumlah 86, empat mata pelajaran pokok bahasa Indonesia, bahasa Inggris, Matematika dan IPA, ujar Fir Azwar. (ANTARA)
Berita Terkait
-
Hermanto Ditangkap Pagi Hari lalu Tewas Malam Hari, Keluarga Dikirim Beras Santunan Diletakkan di Jalan Depan Rumah
-
Kemenkes Bantah Tiga Pasien Positif COVID-19 di Palembang Meninggal Dunia saat Isoman
-
Bantah 3 Pasien Covid-19 di Palembang Meninggal saat Isoman, Kemenkes Minta Pemda Klarifikasi
-
Terus Bertambah, 150 Nakes di RSUP Muhammad Hoesin Palembang Positif COVID-19
-
Suami Tewas Saat Sehari Ditahan, Istri dan Keluarga Kembalikan Beras Santunan Polsek Lubuklinggau Utara
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Di Bawah Bayang-Bayang Pos Jaga 'SNIPER', Petani Sidomulyo Mempertahankan Tanah Garapan
-
Kemarau Panjang Belum Usai, Hujan Mulai Turun di Musi Rawas dan Wilayah Sumsel
-
Laba Rp31,2 Triliun, BRI Pertegas Kiprah sebagai Motor Ekonomi Kerakyatan
-
Kilang Plaju dan Polda Sumsel Perkuat Pencegahan Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak
-
Tekan Risiko Kebakaran Lahan di Puncak Kemarau, Kilang Plaju Gandeng BPBD Gelar Pelatihan Pemadaman