Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumatera Selatan (Sumsel) Kombes Pol M Anwar Reksowidjojo mengatakan banyak laporan keresahan masyarakat yang masuk ke Polda Sumsel, sehingga dirinya memerintahkan jajarannya untuk segera turun mengamankan jalanan kota Palembang dari kejahatan jalanan.
"Banyaknya begal di jalanan tidak bisa ditolerir. Akan kita tindaklanjuti dengan pencegahan dan penegakan hukum," ungkapnya.
Anwar menjelaskan, jika salah satu langkah untuk memberantas kejahatan jalanan pihaknya akan menurunkan tim di jajaran Ditreskrimum Polda Sumsel seperti Reserse Mobile (Resmob). Mereka pun akan bekerja sama dengan tim Hunter Polrestabes Palembang dalam menyisir wilayah rawan yang telah dipetakan.
"Pokoknya untuk kejahatan jalanan harus ada tindakan tegas terhadap semua begal. Sehingga ada efek jeranya," ungkapnya.
Kondisi kerawanan di kota Palembang belum ditindaklanjuti dengan pembatasan jam malam. Anwar mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dan melapor jika melihat gerombolan bermotor.
"Dihimbau kepada masyarakat untuk melapor bila melihat ada rombongan motor dan juga hindari keluar sampai pagi," pungkasnya.
Kontributor : Welly Jasrial Tanjung
Berita Terkait
-
Pengusaha Penyuap Dodi Reza Alex Mengaku Salah dan Kapok, Baru Tahu Jika Suap Melanggar Hukum
-
Dua Mantan Wagub Sumsel Jadi Saksi Sidang Alex Noerdin, Kasus Korupsi BUMD PDPDE Hilir
-
Terungkap Begal Sadis di Lempuing Bawa Tiga Senpi Rakitan, Satu Senpi Sempat Gagal Menembak
-
Marc Marquez "Keliling" Palembang, Foto di Martabak HAR hingga Jembatan Ampera
-
Terdakwa Pengusaha Penyuap Dodi Reza Alex Ungkap Tak Ada Fee, Tak Bisa Dapat Proyek
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
Kondisi Terkini Banjir OKU Timur: Warga Terima Sembako dan Janji Benih Padi
-
Keuangan Daerah Cekak? DPRD dan Pemprov Sumsel Bentuk Pansus Cari Tambahan PAD
-
BRI Bekali Atlet SEA Games 2025 dengan Edukasi Keuangan Berkelanjutan
-
7 Bedak Tabur untuk Tampilan Wajah Lebih Mulus di Depan Kamera
-
Baru Sepekan Dilarang, Pemprov Sumsel Malah Kaji Pelonggaran Truk Batu Bara, Ada Apa?