SuaraSumsel.id - Presiden Joko Widodo atau Jokowi menghabiskan waktu di awal pekan dengan mengunjungi Sumatera Selatan atau Sumsel, Senin (24/1/2022).
Kedatangannya di Sumsel, di awali dengan tiba di Palembang lalu terbang ke Muara Enim. Di Muara Enim, Presiden Jokowi melakukan peresmian gastifikasi atau hilirisasi batu bara. Sebagai daerah yang kaya batu bara, Muara Enim dijadikan pilot projet mengubah batu bara menjadi gas elpiji.
Usai melakukan grounbreaking, Jokowi mengunjungi pasar tradisional. Pasar tradisional yang dikunjungi adalah pasar Muara Enim, di pasar ini, Jokowi membagikan bantuan langsung kepada pedagang.
Banyak kemudian pedagang yang mendapatkan amplop putih berisi bantuan langsung tunai yang disebut senilai Rp1,2 juta. Momen di pasar tradisional ini pun dimanfaatkan Jokowi dengan berbelanja sayur mayur.
Presiden awalnya menanyakan harga berbagai macam sembako.
"Berapa?," tanya Jokowi.
"Masih banyak?' tanyanya lagi.
Dengan tanpa ragu, Jokowi pun memborong cabai rawit merah.
Ajudan Jokowi di belakang pun mempersiapkan agar bungkusan kantor kresek berisi cabai itu diterima Jokowi dengan baik.
Baca Juga: Prakiraan Cuaca Sumsel 25 Januari 2022, 4 Kabupaten Ini Bakal Hujan
Hal yang sama dilakukan Presiden Jokowi di pasar tradisional Pagar Alam.
Di pasar Pagar Alam ini, Jokowi membeli petai. Tampak beberapa ikat petai Cina diborong oleh mantan Wali Kota Solo ini. Awalnya, dia pun sempat menanyakan harga kepada pedagang tersebut.
Mengetahui presiden Jokowi membeli beberapa ikat petai miliknya, pedagang pun teriak bahagia.
"Yeee, diborong pak," ujarnya.
"Pak, Pak Jokowi, terimakasih," ujar pedagang lainnya.
Saat kunjungan ke pasar tradisional ini, banyak kemudian warga dan pedagang yang meminta berfoto bersama. "Pak, foto pak, pak Jokowi, foto pak," harap warga.
Tag
Berita Terkait
-
Diksar Mapala UMP Memakan Korban, Muhammad Rafi Meninggal Dunia Setelah Alami Sakit Perut
-
Prakiraan Cuaca Sumsel 25 Januari 2022, 4 Kabupaten Ini Bakal Hujan
-
Suami Dibunuh Istri dan Pasangan Selingkuh di Karawang, Aktivis 98 Minta KPK Segera Proses Gibran dan Kaesang
-
Pesangon Tidak Dibayar, 73 Mantan Pekerja Hotel Sanjaya Lapor Polisi
-
Presiden Jokowi Sebut Kota Pagar Alam Bakal Jadi Zero Emission City Pertama di Indonesia, Asal...
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?