SuaraSumsel.id - PT Hutama Karya (Persero) mencatat lebih dari satu juta kendaraan melintasi Jalan Tol Trans Sumatera atau JTTS selama libur Natal 2021 dan Tahun Baru 2022.
Direktur Operasi III Hutama Karya Koentjoro mengatakan volume lalu lintas (VLL) mengatakan selama hampir sepekan sudah sebanyak 1.0555 kendaraan melintas di JTTS.
Adapun angka tersebut merupakan akumulasi dari total VLL keseluruhan ruas JTTS yang dikelola perusahaan.
“Puncak arus kendaraan yang masuk ke JTTS di Gerbang Tol Bakauheni Selatan terjadi sebelum perayaan Natal dan arus balik ke Pulau Jawa melewati gerbang tol yang sama pada hari Minggu kemarin (2/1/2022) dengan jumlah kendaraan sebanyak 6.488 kendaraan,” kata Koentjoro dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Selasa.
Selama libur Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 ini, trafik kendaraan tertinggi pada arah JTTS terjadi pada Rabu (22/12/2021) dengan volume di Gerbang Tol (GT) Bakauheni Selatan yang merupakan pintu awal masuk JTTS mencapai 7.328 kendaraan.
Untuk trafik arus balik dengan lonjakan tertinggi terjadi pada Minggu (2/1/2022).
“Masing-masing COVID kit tersebut berisikan goodie bag ramah lingkungan, 10 masker medis dan satu handsanitizer. Kami berharap dengan dilakukan pembagian ini dapat mengantisipasi terjadinya penularan virus COVID di lingkungan jalan tol dan rest area yang dikelola serta menjadi pengingat kepada pengguna jalan untuk selalu menerapkan protokol kesehatan,” ujar Koentjoro.
Hutama menghimbau pengguna jalan mematuhi ketentuan dan tata tertib yang berlaku di jalan tol, salah satunya dengan menggunakan kartu uang elektronik hanya untuk satu kendaraan serta memastikan kecukupan saldo sebelum memasuki gerbang tol.
Apabila pengguna jalan lupa untuk mengisi saldo, dapat menggunakan aplikasi HK Toll Apps yang terdapat fitur cek saldo dan juga top up. (ANTARA)
Baca Juga: Mantan Sekda Sumsel Hanya Divonis 7 Tahun Korupsi Masjid Sriwijaya, Jaksa Banding
Tag
Berita Terkait
-
Mantan Sekda Sumsel Hanya Divonis 7 Tahun Korupsi Masjid Sriwijaya, Jaksa Banding
-
Sejuta Kendaraan Melintas di Tol Trans Sumatera Selama Libur Nataru
-
Bantah Bangkrut, Wali Kota Harnojoyo Ungkap Nasib Transmusi Palembang
-
Gapura Tugu Air Prabumulih Baru Dibangun Rusak Ditabrak Truk, Warganet: Kurang Tinggi
-
Viral Tarif Parkir Palembang Dikeluhkan, Pengendara Mobil Diminta Rp5.000
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?