SuaraSumsel.id - Heboh tukang parkir tarik tarif tidak masuk akal pada pengendara mobil. Seperti yang terlihat diunggahan salah satu akun instagram @palembang_viral.
Terlihat seorang petugas parkir meminta bayaran lebih. Ia menagih kembali usai menerima pembayaran pertama, ketika pengendara mobil akan meninggalkan lokasi.
Dalam narasinya peristiwa tersebut tempat kejadian di depan Toko Megaria Palembang. Pengendara mobil sudah memberikan uang Rp5 ribu untuk retribusi parkir, malah petugas meminta lebih.
"Dikasih 5 ribu malah minta tambah lagi, parkir tidak ada 1 jam" tulisnya dikutip Suara.com senin (3/1/22).
Sesuai dengan Perda yang berlaku tarif dasar untuk kendaraan mobil sebesar Rp 2.000 dan motor sebesar Rp 1.000. Besar kemungkinan oknum petugas parkir tersebut memanfaatkan kesempatan keramaian sekitar toko.
Karena situasinya yang ramai dan sulit mendapatkan parkir, sehingga petugas mematok harga tak wajar dengan alasan tersebut.
Video tersebut kemmudian viral dikomentari warganet.
Salah satunya dd_masrap yang menilai buruk sikap petugas parkir.
"Mau ikhlas karena rasa kasian jadi kebiasaan, mau cari untung juga boleh karena ada batasan setorannya juga sih sebetulnya. Saling memaklumi tapi tukang parkir juga jangan maksa apalagi sampai marah dan pake kekerasan itu jauh lebih salah," tulisnya
Baca Juga: Prakiraan Cuaca Sumsel 4 Januari 2021, Wilayah Ini Bakal Hujan Disertai Petir
"Pecahke tulah baru tau sekel tulang parkir itu," tulisnya @rico_pratama96.
"jangan berekenan igooo, jadi uong. Kalian cuman 10 rb keluar doet buat parkir. Dak sesuai dengan casing yang parker be mobel. Di satu sisi aku sedih dengan video ini. Dengan soper mobel kluar doet buat parkir 10 rb mraso rugi. Dengan ngevideoken dan menyebarkenyo. Disisi lain, aku harap tukang parkir jangan kyak jd pengemis. Sampe minta tlong. Tulang parkir itu, pkerjaan yg halal, capek, keringet, pengorbanan & tanggung jawabnyo atas apo yg di parkirken, diri dwek, kluargo dan hal lainnyo yg merupakan tanggung jawab tukang parkir. Apokh kalian sadar, dengan hal itu. Blom tentu yg parkir ditkg parkir itu lebih susah dr tukang parkir," tulisnya @rasyid_kharami
Komentar tersebut pun mendapat respon dari @oktahadiwijaya
"Maaf sblm yo emang banar apo yg kmu omongke tu cuma sdh jlas perda yo bwah parkir mbl 2 rb mtr 1000 rb yg dicari masalah yo ini ngpo dio nak mintak 10 rb apo oleh setoran yo bsak apo cak mno," tulisnya.
Kontributor: Cahya
Berita Terkait
-
Viralin Bayar Parkir Rp 7 Ribu, Malah Balik Diserang Netizen: Malu Dong Sama Mobilnya
-
Prakiraan Cuaca Sumsel 4 Januari 2021, Wilayah Ini Bakal Hujan Disertai Petir
-
Tak Lagi Operasional karena Tak Disubsidi Pemkot, Transmusi Bangkrut?
-
Meski Kebijakan Diperbaiki, Minyak Goreng Sumbang Inflasi Tertinggi di Sumsel
-
Harga Rokok Naik, Sumbang Inflasi Permanen 2 Persen di Sumsel
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
Terkini
-
BRI Wujudkan Kerinduan PMI Yuni Lestari Bertemu Ibunya Setelah Ia Berada 10 Tahun di Taiwan
-
Prabowo ke Sumsel Cek Karhutla, Akankah Kembali Tanpa Masker di Tengah Kabut Asap?
-
BRImo Taiwan Hubungkan Kebutuhan Finansial PMI dan Keluarga
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?