SuaraSumsel.id - Terhitung pada 1 Januari 2022, PT Sarana Pembangunan Palembang Jaya (SP2J) menghentikan operasional transmusi Palembang. Sarana publik berupa bus ini berhenti operasional karena Pemerintah Kota atau Pemkot menghentikan subsidinya.
Mulai tahun ini, Pemkot Palembang berhenti memberikan subsidi karena nilai yang diajukan terlalu besar.
Melansir Sumselupdate.com - jaringan Suara.com, Dirut PT Sarana Pembangunan Palembang Jaya (SP2J), Ahmad Nopan membenarkan, jika Transmusi tidak lagi mendapat subsidi dari Pemerintah Kota Palembang.
“Iya, memang sejak 1 Januari 2022, kita terpaksa menyetop operasional Transmusi. Karena tahun ini tidak dapat subsidi,” katanya.
Pihaknya selaku pengelola Transmusi sudah mengajukan subsidi Transmusi Rp17 miliar. Setelah dilakukan evaluasi, nilai anggaran yang disetujui ternyata hanya Rp12 miliar.
Menurut Nopan, ternyata anggaran tersebut tidak dianggarkan di Dinas Perhubungan Kota Palembang. Nopan mengatakan, Transmusi ini harus mendapat subsidi dari Pemkot Palembang karena bersifat pelayanan untuk masyarakat.
"Untuk itu, kata Nopan, pihaknya terpaksa memutus kontrak 60 orang karyawan kontrak. Untuk karyawan tetap dan calon pegawai tetap, itu di rumahkan dengan gaji dibayarkan 50 persen,” katanya.
Tag
Berita Terkait
-
Meski Kebijakan Diperbaiki, Minyak Goreng Sumbang Inflasi Tertinggi di Sumsel
-
Harga Rokok Naik, Sumbang Inflasi Permanen 2 Persen di Sumsel
-
Motor Masuk Kolong Truk Tronton di Bypass Alang-alang Lebar, Pengendara Tewas di Tempat
-
Napi Kabur dari Lapas Empat Lawang, Petugas Masih Lakukan Pengejaran
-
Palembang Belum Selenggarakan Vaksinasi Anak 6-11 Tahun, Ini Penyebabnya
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
Kondisi Terkini Banjir OKU Timur: Warga Terima Sembako dan Janji Benih Padi
-
Keuangan Daerah Cekak? DPRD dan Pemprov Sumsel Bentuk Pansus Cari Tambahan PAD
-
BRI Bekali Atlet SEA Games 2025 dengan Edukasi Keuangan Berkelanjutan
-
7 Bedak Tabur untuk Tampilan Wajah Lebih Mulus di Depan Kamera
-
Baru Sepekan Dilarang, Pemprov Sumsel Malah Kaji Pelonggaran Truk Batu Bara, Ada Apa?