SuaraSumsel.id - Seorang napi Lapas Kelas II B Empat Lawang, kabur usai menunaikan salat Zuhur, Minggu (02/01/2022) sekitar pukul 12.30 Wib.
Kepala lapas Kelas II B Empat Lawang, Ridwantoro membenarkan adanya satu napi Lapas yang kabur. Napi yang kabur tersebut bernama Riansyah, warga Desa Lubuk Layang, Kecamatan Pendopo, Kabupaten Empat Lawang, Sumsel.
Riansyah merupakan napi kasus narkoba yang divonis 9 tahun penjara, dan baru menjalani hukuman penjara 6 bulan.
Saat ini, Riansyah menunggu banding yang dilakukan JPU Kejari Empat Lawang. Pasalnya, JPU menuntut Riansyah 7 tahun. Sementara hakim menjatuhkan vonis 9 tahun penjara.
"Napi tersebut kabur usai shalat Zuhur, saat petugas menghitung jumlah tahanan Riansyah sudah tidak ada lagi," ujar Ridwantoro saat dikonfirmasi suara.com, Senin (3/1/2022).
Diakui Ridwantoro, pihaknya terus melakukan pengejaran terhadap napi tersebut hingga saat ini.
"Kami terus melakukan pengejaran mohon doanya agar napi ini segera tertangkap dan kami mengimbau kepada Riansyah untuk menyerahkan diri," ujarnya.
Kontributor : Welly Jasrial Tanjung
Baca Juga: Palembang Belum Selenggarakan Vaksinasi Anak 6-11 Tahun, Ini Penyebabnya
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Transjakarta Resmi Hapus 3 Rute Bus Penghubung Rusun, Warga Diminta Pakai Rute Alternatif
- 5 Novel Sejarah untuk Menelusuri Jejak G30S/PKI, Jangan Lupakan Masa Lalu!
- Perbedaan Pompa Air Jet Pump vs Pompa Celup Submersible untuk Sumur Dalam, Mana yang Cocok?
Pilihan
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
Terkini
-
Di Balik Parkir Liar Palembang: Ada Bos, Setoran, hingga Klaim Ormas Pernah Masuk
-
Ketika Turbin Kembali Diharapkan Berputar, Rumah Kopi Pelakat Menunggu Energi dari Air
-
Spesial HUT ke-81 KAI, Pelanggan Cukup Bayar 81 Persen untuk Naik KA Sindang Marga
-
Karhutla Sumsel: 43 Orang Ditahan, 16 Korporasi Disidik, Tapi Hotspot Masih Muncul
-
Banpres Karhutla Rp100 Miliar Sudah Turun, Kenapa Asap Masih Kepung Palembang?