SuaraSumsel.id - Kota Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel), belum bisa menyelenggarakan vaksinasi COVID-19 untuk anak-anak usia 6-11 tahun. Penyebabnya capaian vaksinasi lansia di Palembang masih di bawah 60 persen.
Kepala Dinas Kesehatan Sumsel Lesty Nuraini mengatakan syarat penyelenggaraan vaksinasi anak usia 6-11 tahun adalah capaian vaksinasi lansia harus 60 persen.
Sementara Palembang dan tujuh daerah lain di Sumsel capaian vaksinasi lansianya masih di bawah 60 persen.
"Sehingga Palembang dan tujuh daerah Sumsel lainnya belum bisa menyelenggarakan pelayanan vaksinasi anak," kata Lesty Nuraini, Senin (3/1/2022) dikutip dari ANTARA.
Sedangkan daerah yang telah memenuhi syarat untuk menyelenggarakan vaksinasi COVID-19 anak usia 6-11 tahun ada sembilan kabupaten dan kota.
Sembilan daerah tersebut yakni Kabupaten Ogan Ilir, Ogan Komering Ilir, Lahat, Musirawas, Musirawas Utara (Muratara), Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, Empat Lawang, ,Kota Prabumulih, dan Pagar Alam.
Pelaksanaan vaksinasi COVID-19 untuk anak-anak disesuaikan dengan kesiapan dan ketersediaan vaksin di masing-masing kabupaten/kota.
Kabupaten dan kota yang sudah memenuhi syarat diharapkan segera menentukan waktu dimulainya pelayanan vaksinasi anak-anak itu secara massal.
Untuk menyukseskan vaksinasi anak di wilayah provinsi dengan 17 kabupaten dan kota itu, pihaknya mendorong daerah yang belum memenuhi syarat untuk segera melakukan percepatan vaksinasi lansia, katanya.
Baca Juga: Berkas Rampung, 10 Anggota DPRD Muaraenim Segera Disidang Kasus Gratifikasi
Dia menjelaskan, berdasarkan data capaian vaksinasi COVID-19 di provinsi ini hingga akhir Desember 2021, secara keseluruhan 76,80 persen atau melampaui target minimal 70 persen penduduk sekitar 6,3 juta jiwa.
Melalui percepatan vaksinasi lansia dan vaksinasi anak tersebut diharapkan kekebalan komunal (herd immunity) di Sumsel lebih maksimal, ujar Kadiskes. (ANTARA)
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
Terkini
-
PTBA Perkuat Program Pemberdayaan Masyarakat, Bidik Dampak Nyata dan Berkelanjutan
-
Transportasi Umum Palembang Dinilai Mundur, Surat Terbuka untuk Ratu Dewa: Kritik Kami Dibungkam
-
Gegara Limbah, 3 Pabrik Tahu di Palembang Disegel, Belasan Usaha Lain Jadi Sorotan
-
Viral Siswi SMP di Palembang Dijambak dan Ditendang Gegara Berebut Siswa Laki-laki, Aksinya Direkam
-
BRI Buka Akses Investasi ORI030 dengan Imbal Hasil Kompetitif hingga 7,00%