SuaraSumsel.id - Kekalahan Sriwijaya FC menghadapi Persis Solo meninggalkan rasa kecewa yang besar. Meski demikian, banyak publik yang menilai kekalahan ini bukan karena kemampuan Sriwijaya FC, namun lebih kepada peraturan wasit.
Meski kehilangan tiga poin atas kekalahan Persis Solo, Sriwijaya FC masih memiliki harapan merebut tiket ke semi final. Sriwijaya FC masih memungkinan melaju dan kembali ke liga 1. Adapun kemungkinan tersebut bisa diperoleh jika Sriwijaya FC memetik kemenangan di pertandingan lanjutan melawan RANS Cilegon FC.
Selain itu, kemungkinan menghitung agregat gol dengan Persis Solo pada pertandingan selanjutnya.
Di pertandingan lanjutan, Sriwijaya FC akan menghadapi RANS Cilegon FC. Di pertandingan ini, Sriwijaya FC harus bisa menang dan bisa mengantongi setidaknya tiga poin melawan RANS Cilegon FC.
Tapi kemenangan Sriwijaya FC ini harus juga diiringi dengan kekalahan atau posisi imbang Persis Solo menghadapi Persiba Balikpapan.
Kemungkinan kedua, menghitung agregat gol antara Sriwijaya FC dan Persis Solo. Setidaknya menghadapi RANS Cilegon FC nanti, Sriwijaya FC menang 2-0. Kondisi ini tidak akan terpengaruhi oleh pencapaian Persis Solo menghadapi Persiba Balikpapan nantinya.
Kemungkinan lainnya, Sriwijaya FC imbang menghadapi Rans Cilegon FC dan disertai kekalahan Persis Solo menghadapi Persiba Balikpapan.
Ketiga kemungkinan ini sejalan dengan peraturan yang menenetukan klasemen dari group. Penentuan klasemen dalam group di antaranya jumlah poin yang diperoleh group babak 8 besar liga 2.
Jika jumlah poin yang diperoleh group sama, maka ditentukan oleh head to head dengan tiga kriteria.
Baca Juga: Harga Telur Ayam di Sumsel Melonjak Jelang Libur Nataru 2022
Kriteria penentuan klasmen lainnya, selisih gol secara keseluruhan, jumlah gol memasukkan dari masing-masing klub, dan bisa juga dengan kemungkinan undian yang diatur LBI.
Kekalahan dari Persis Solo, Minggu (19/12/2021) dengan dua gol, menjadi posisi Sriwijaya FC terancam. Pelatih Sriwijaya FC, Nil Maizar, mengakui kekecewaannya.
Ia pun berharap kebijakan wasit dalam pertandingan yang dirasa merugikan Sriwijaya FC bisa diusut. "Bagaimana pun, saya menaruh hormat pada pemain. Semua sudah berusaha, tapi namanya pertandingan. Seluruh mata warga Sumsel, bisa melihat sendiri kondisinya," kata Nil.
Meski demikian, Nil Maizar pun mengungkapkan jika anak asuhnya akan siap menghadapi laga lanjutan, yakni menghadapi Rans Cilegon FC. Posisi Rans Cilegon FC dalam posisi teratas, dengan dua kali kemenangan.
RANS Cilegon FC mampu mengantongi tiga poin saat menghadapi Persis Solo dan Persiba Balikpapan FC.
Tag
Berita Terkait
-
Harga Telur Ayam di Sumsel Melonjak Jelang Libur Nataru 2022
-
Songket Jadi Warisan Budaya Malaysia, Gubernur Herman Deru Beri Tanggapan Ini
-
Babak 8 Besar Liga 2: Sriwijaya FC Ditumbangkan Persis Solo, Nil Maizar Tetap Optimistis
-
Bergabung di PKS, Narji Terharu Diberi Peci Hitam
-
Capaian Pajak Belum Optimal, Kesadaran Pajak Pelaku Usaha di Palembang Dinilai Rendah
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
- Viral Karnaval Mirip Ritual Satanisme di Pekalongan, Ada Penyembelihan Hewan dan Okultisme
- Polisi Sebut Wanita di Video Viral Biksu Thailand Mendadak Kaya Sejak Bolak Balik Masuk Kuil
Pilihan
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
-
Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
Terkini
-
Saat Karhutla Mengancam Sumsel, Generasi Muda Lintas Agama Diajak Turun Tangan
-
Besok Sekolah Palembang Masuk atau Masih Daring? Ini Patokan ISPU untuk Tatap Muka
-
Dukung Tumbuh Kembang Anak Sungai Rebo, Kilang Plaju Salurkan PMT di Posyandu Asparagus
-
Suahasil Gantikan Purbaya, Pemprov Sumsel Berharap Kebijakan Fiskal Daerah Kembali seperti Semula
-
Kabut Asap Palembang, KAI Bagikan 2.800 Masker untuk Lindungi Pekerja Operasional