SuaraSumsel.id - Dua kabupaten di Sumsel atau Sumatera Selatan ini masih memiliki pencapaian vaksinasi COVID-19 yang terendah. Dibandingkan 15 daerah di provinsi Sumsel.
Kedua kabupaten tersebut ialah OKU Selatan dan Empat Lawang.
Karena itu, Dinas Kesehatan Sumatera Selatan berupaya memotivasi dua kabupaten yang hingga Desember 2021 ini masih rendah capaian vaksinasi COVID-19 agar melakukan percepatan.
"Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan dan Empat Lawang angka capaian vaksin COVID-19 terendah dibanding 15 daerah lain di provinsi setempat," kata Kepala Dinas Kesehatan Sumsel Lesty Nuraini di Palembang, Rabu.
Target pelayanan vaksinasi di Kabupaten OKU Selatan mencapai 308.889 jiwa dan Empat Lawang 257.094 jiwa sedangkan capaiannya sekitar 15 persen.
"Melihat masih rendahnya capaian vaksinasi di dua kabupaten tersebut, pihaknya berupaya memotivasi dengan memberikan perhatian khusus agar jajaran Dinas Kesehatan setempat bisa melakukan percepatan untuk mewujudkan kekebalan komunal dari penularan COVID-19, katanya.
Capaian vaksinasi COVID-19 di Kota Palembang sekitar 6,3 juta jiwa atau sekitar 70 persen lebih dari jumlah penduduk, capaian vaksinasi tersebut tertinggi di Sumsel.
Menghadapi kondisi pandemi COVID-19 yang telah berlangsung sekitar dua tahun itu, protokol kesehatan (prokes) seperti selalu menggunakan masker, menjaga jarak, dan selalu mencuci tangan harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari secara ketat.
Selain itu, bagi masyarakat yang belum vaksin dan memenuhi persyaratan diimbau untuk segera mendatangi Puskesmas terdekat atau tempat-tempat yang menggelar pelayanan vaksinasi COVID-19 secara massal, kata Kadinkes.
Baca Juga: Vaksinasi COVID-19 Anak 6-11 Tahun, Dinkes Sumsel Siapkan Tim Khusus
Untuk mencapai target kekebalan komunal (herd immunity) hingga akhir 2021 ini, pihaknya mendorong tim vaksinator seluruh fasilitas kesehatan di 17 kabupaten/kota untuk lebih gencar lagi melakukan pelayanan vaksinasi kepada masyarakat. (ANTARA)
Tag
Berita Terkait
-
Vaksinasi COVID-19 Anak 6-11 Tahun, Dinkes Sumsel Siapkan Tim Khusus
-
Bidan di Sumsel Jual Sabu di Tempat Praktik, Warganet: Astagfirullah
-
Mantan Sekda Sumsel Dituntut Penjara 10 Tahun di Korupsi Masjid Sriwijaya
-
Indonesia Mundur Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis di Spanyol, Hindari Varian Covid-19 Baru
-
Dosen Reza Ghasarma Tak Mengaku Kirim Pesan Porno pada Mahasiswi Unsri
Terpopuler
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- Harga Sepeda Lipat Entry Level Terbaik Berapa? Ini 5 Rekomendasinya di Tahun 2026
- 3 HP Infinix Murah dengan Fast Charging 33W, Mulai Rp2 Jutaan
- Viral Pemblokiran Rekening Warga di Bank Mandiri, Bagaimana Regulasinya?
Pilihan
-
Rumor Jadi Kutu Loncat ke PSI, Ini Respon Menohok Dedi Mulyadi
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
Terkini
-
Sehari Usai Rakor Prabowo, 15 Hektar Lahan Semi Gambut Ogan Ilir Terbakar
-
Situasi Terbaru Bukit Serelo Lahat Terbakar, Karhutla Diperkirakan Capai 350 Hektar
-
Dari Kebab ke QRIS, Cerita Farhan Kebab Tumbuh Bersama Bank Sumsel Babel
-
PTBA Hadir untuk NTT, Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Bencana
-
Perkuat Keamanan Ruang Udara Obvitnas, Kilang Plaju Jalani Assessment AIP dan Supervisi SMP