SuaraSumsel.id - Sebuah narasi diungkapkan Ruhut Sitompul jika sikap habib Bahar tidak perlu ditakuti. Hal ini karena Indonesia dianggap memiliki banyak jenderal berbintang yang siap menghadapi kelakuan buruk.
Salah satu kelakuan buruk yang dimaksud ialah kelakuan buruk Habib Bahar.
“Emang rakyat Indonesia tercinta takut, kami rakyat ada 3 jenderal bintang 4, Sigit, Dudung, Andika,” kata Ruhut dalam cuitan Twitter-nya.
Mengetahui narasi ini, Ahli Hukum Tata Negara, Refly Harun pun mengomentarinya.
Dia menyayangkan jika Ruhut Sitompul yang mengklaim soal tiga jenderal berbintang, tidak perlu diungkapkan. Pernyataan Ruhut yang seolah membentur-benturkan antara sipil dan militer.
“Maksudnya apa, kami punya jenderal,” kata Refly dikutip saluran Youtube-nya, Jumat 26 November 2021.
“Siapa kami itu yang didukung 3 jenderal, mudah-mudahan cara berpikir kita tak mengkotak-kotakan. Yakni sama-sama menciptakan negara adil dan makmur, bukan memecah belah masyarakat,” katanya.
Melansir hop.id-jaringan Suara.com, Refly juga menyayangkan reaksi Ruhut seolah menarasikan jika tiga jenderal berbintang empat diangkat guna memusuhi sebagian umat Islam.
“Logikanya tak begitu. Mereka harus paham bahwa para jenderal itu diangkat untuk menjalankan tugas pokok dan fungsi sesuai jabatan masing-masing,” katanya.
Baca Juga: Salip Palembang, Musi Banyuasin Pimpin Klasemen Porprov XIII Sumsel
“Mudah-mudahan remnya tidak blong ya Habib Bahar. Jangan sampai ulama-ulama kemudian justru menghadapi hal-hal yang harusnya tak dihadapi.”
Berita Terkait
-
Muktamar NU di Lampung Dipercepat, Gus Ipul Ungkap Kondisi Terkini PBNU
-
Salip Palembang, Musi Banyuasin Pimpin Klasemen Porprov XIII Sumsel
-
Viral Video Jamaah Cium Kaki Habib Bahar Bin Smith, Warganet Geram
-
Ceramah Habib Bahar Bin Smith di Bekasi, Ancam Ulama dan Singgung Kematian Laskar FPI
-
4 Ruangan SMPN 1 Prabumulih Terbakar, Dokumen Akreditasi dan Dana BOS Hangus
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?