SuaraSumsel.id - Polisi telah menetapkan empat pelaku pengeroyokan terhadap Ahmad Reza Thayyib (20), korban pengeroyokan mahasiswa Polsri atau Politeknik Negeri Sriwijaya.
Keempat pelaku yakni Amar Wiratama (20), Hasbi Mahfud (20), M Rivaldo Dewa Putra (20) dan Aji Aslam Maulana alias AJ (21), kini resmi ditahan. Salah satu pelaku sempat potong rambut karena takut videonya viral
"Keempatnya sudah resmi jadintersangka dan kita tahan," kata Tri saat dihubungi, Rabu (3/11/2021).
"Sebelas (orang) lainnya itu saat kejadian sedang ada dalam sebuah pertandingan olahraga voli di kampus tersebut. Yang lain (11 orang) itu hanya ikut meramaikan saja, ikut kejar-kejaran saja, tidak ada ikut menganiaya (korban)," sambungnya.
Adapun keempat tersangka dijerat dengan pasal 170 KUHP.
Polisi mengatakan kejadian pengeroyokan yang dialami mahasiswa Politeknik Negeri Sriwijaya inisial ART (20) itu terjadi karena adanya saling pandang antar korban dan pelaku.
"Dari hasil pemeriksaan, kejadian itu berawal adanya saling pandang antara korban dan temannya (pelaku) Amar," kata Kasat Reskrim Polrestabes Palembang Kompol Tri Wahyudi saat dimintai konfirmasi, Selasa (2/11/2021).
Ia mengatakan peristiwa ini terjadi saat Amar hendak mengambil masker di mobil pelaku lainnya, Hasbi. Saat itulah menyebut Amar bertemu dengan korban."Di sana, terjadi saling pandang antara pelaku dan korban, sehingga membuat keduanya saling tersinggung," kata Tri.
Terduga pelaku pengeroyokan dalam kasus ini berjumlah 15 orang. Empat pelaku Amar Wiratama (20), Hasbi Mahfud (20), M Rivaldo Dewa Putra (20) dan Aji Aslam Maulana alias AJ (21) sudah ditangkap dan 11 pelaku lagi masih diburu.
Baca Juga: 1.200 Anak Sumsel Korban Pandemi COVID-19, Terbanyak di Palembang
"Kita harapkan untuk ke-11 pelaku lainnya menyerahkan diri dan kami masih mendalami kasus ini," katanya.
Humas Politeknik Negeri Sriwijaya, Edi Aswan, mengatakan pihaknya belum mengetahui apa motif alumni itu mendatangi kampus. Pihaknya berjanji akan memberikan sanksi akademik apabila memang ada mahasiswa yang terlibat dalam tindak pidana.
"Kami belum tahu motifnya apa dan kenapa alumni datang ke kampus mungkin ada keperluan," kata Edi.
"Ya kalau benar mahasiswa kita, kami akan menindak sesuai peraturan akademik, dari sanksi terendah berupa teguran sampai sanksi terberat pemberhentian sebagai mahasiswa Polsri," jelasnya.
Video pengeroyokan terhadap mahasiswa Politeknik Negeri Sriwijaya di Palembang viral di media sosial. Korban merupakan mahasiswa semester V berinisial ART (20). Dia diduga dikeroyok belasan orang saat berada di kampusnya, Sabtu (30/10/2021) sore.
Kontributor: Welly Jasrial Tanjung
Tag
Berita Terkait
-
Kasus Pengeroyokan Mahasiswa, Kampus Menilai Hanya Masalah Ego
-
5 Fakta Pengeroyokan Mahasiswa Polsri: Video Viral Ada Tiga Versi
-
Ini Kronologi Pengeroyokan Mahasiswa Polsri: Kelompok Fakultas Teknik Mesin Vs Elektro
-
Pengeroyokan Mahasiswa Polsri Melibatkan Dua Kelompok, Bermula Tak Senang Ditatap Sinis
-
Polisi Tangkap 4 Pengeroyok Mahasiswa Polsri, 1 Alumni Kampus
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
22,4 Juta Batang Rokok Ilegal Disita di Sumsel dan Sekitarnya, Mengapa Peredaran Sulit Diberantas?
-
Dua Kali Kebakaran di Konsesi Sawit OKI, Ini Profil PT Ricky Agrindo Sejahtera yang Disidik Polisi
-
Duduk Perkara Empat Siswi SMA di Muba Diminta Lepas Seragam oleh Wakil Kepala Sekolah
-
Polemik Tunggakan PBB Rp2,33 Miliar Yayasan IGM Palembang, Ratu Dewa Singgung Evaluasi Data
-
Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera