SuaraSumsel.id - Polisi menangkap empat pelaku pengeroyokan mahasiswa Politeknik Negeri Sriwijaya atau Polsri yang viral. Dari hasil penyelidikannya, satu pelaku sudah bukan lagi berstatus mahasiswa, melainkan alumni kampus.
Keempat orang yang diamankan yakni dua mahasiswa Amar dan Hasbi, satu alumni yakni Aji dan Dewa bukan bestatus mahasiswa atau alumni kampus.
Kapolrestabes Kombes Pol Irvan Prawira melalui Kasat Reskrim, Kompol Tri Wahyudi mengatakan para pelaku terlibat dalam aksi pengeroyokan terhadap korban.
Selain itu di video yang viral di medsos, terlihat keempatnya melakukan pemukulan.
"Kita berkerjasama dengan pihak kampus tempat mereka berkuliah sehingga kita berhasil mengamankan empat orang pelaku dalam kasus 170 KUHP yang dilakukan di area kampus tersebut," ujarnya.
Tri menjelaskan, keempat pelaku ini merupakan inti dari permasalahan yang terjadi. "Kita akan mendalami peranan mereka hingga motif dibalik pengeroyokan yang terjadi di area kampus tersebut," kata ia.
Dalam video yang viral di medsos pelaku pengeroyokannya banyak sehingga pihaknya akan mendalami kasus ini.
"Kita menghimbau kepada para pelaku lainnya untuk menyerahkan diri atau kita akan menjemput mereka," ungkapnya.
Atas ulahnya. keempat pelaku dijerat pasal 170 KUHP dengan ancaman penjara di atas lima tahun penjara. "Untuk kondisi korban saat ini berangsur membaik pasca kejadian pengeroyokan tersebut," tutupnya.
Baca Juga: Ketika Puluhan Admin Akun Media Sosial di Sumsel Berjambore, FAMS Targetkan Hal Ini
Humas Polsri Palembang Edi Aswan membenarkan jika salah satu pelaku yakni Aji adalah alumni Polsri.
"Sedangkan dua pelaku lain benar mahasiswa kami untuk tindakan yang diberikan kepada dua pelaku masih menunggu dari pihak kepolisian dan keputusan kampus," tutup dia.
Kontributor: Welly Jasrial Tanjung
Tag
Berita Terkait
-
Terungkap, Hanya Gegara Ini Mahasiswa Polsri Pukul Adik Tingkat hingga Viral
-
Mahasiswa Polsri Pukul Adik Tingkat, hingga 3 Berita Sumsel di Akhir Pekan
-
Viral Mahasiswa Polsri Pukul Adik Tingkat, Warganet Ramai Mengutuk
-
Perdagangan Bayi di Palembang Terungkap, dan 3 Berita Populer di Sumsel
-
Ramai Jelang Dies ke 61 Universitas Sriwijaya, Ini Link Twibbonnya
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Digerebek Lagi, Dua Kilang Minyak Ilegal di Muba Terbongkar, Pemiliknya Masih Buron
-
Karhutla Sumsel Terus Meluas, Mengapa Muba dan Ogan Ilir Jadi Titik Terparah?
-
5 Fakta Kapal Jukung Terbakar di Sungai Musi, Penyebab Kebakaran Masih Diselidiki
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?