SuaraSumsel.id - Puluhan pemuda yang mengatasnamakan Masyarakat Miskin Kota atau MMK Palembang, Sumatera Selatan menggelar aksi dukungan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Dukungan diberikan guna pembenahan internal dan memaksimalkan operasi pemberantasan korupsi.
Aktivis MMK menggelar aksi damai dengan membacakan orasi dan membentangkan spanduk dukungan kepada KPK di kawasan bundaran air mancur depan Masjid Agung Palembang, Senin (31/5/2021).
Koordinasi aksi MMK, Arifin dalam orasinya menjelaskan, pimpinan KPK jangan larut dengan persoalan iternal pengalihan status pegawai dan adanya pegawai yang tidak lolos Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) dalam proses pengalihan status pegawai itu.
Jangan terlalu ditanggapi kritikan berbagai pihak mengenai TWK yang dilakukan KPK yang mengakibatkan 75 orang pegawai tidak lolos seleksi pengalihan status menjadi Apratur Sipil Negara (ASN).
Untuk melakukan tes itu KPK diyakini sesuai dengan aturan yang berlaku yakni Undang Undang No.1 Tahun 2019 bahwa untuk menjadi ASN mereka harus melalui tes.
Proses pengalihan status pegawai KPK sudah selesai, sekarang saatnya pimpinan KPK bekerja bersama pegawai yang telah melalui seleksi menunjukkan hasil kerja sesuai dengan harapan rakyat.
"Kami meminta KPK kembali normal, lakukan pekerjaan menangkap koruptor yang merugikan keuangan negara tanpa pandang buluh," ujarnya.
Setelah melakukan orasinya, aktivis MMK Palembang menggulung banner dan spanduk bertuliskan dukungan terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi sambil membubarkan diri dengan tertib. (ANTARA)
Baca Juga: Belum Ada Kepastian Kuota, 60 Persen Calon Haji Sumsel Selesai Divaksin
Berita Terkait
-
Viral Penumpang Bandara Mengamuk Dinyatakan Positif COVID 19, Ini Reaksi PT. AP II
-
Sempat Ditutup karena Pandemi, Hutan Wisata Punti Kayu Palembang Kini Dibuka
-
UAS Ungkap Keunggulan Palembang: Punya BKB sebagai Panggung Syiar bagi Umat
-
Pemkot Palembang Tunda Pembayaran Tunjangan Pendapatan Pegawai, Ini Alasannya
-
Geger! Perempuan Ditemukan Tewas Tanpa Celana di TPU Palembang, Kepala dan Leher Luka
Terpopuler
- Presiden RI Minta Maaf ke Malaysia - Singapura Akibat Asap, Tapi Itu SBY...
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Rudy Masud Senyum Semringah Bersama Istri di Singapura, Media Asing: Rakyatnya Sesak Nafas
- 5 Sabun Cuci Muka Retinol untuk Atasi Penuaan: Bikin Wajah Halus, Cerah, dan Kencang
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
Pilihan
-
Belajar Hadapi Kekeringan dari Romo Kirjito, Mamanen Air Hujan yang Jatuh dari Langit
-
Krisis! Kelangkaan BBM Meluas Tak Hanya Bali, Antrean Berjam-jam
-
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Bungkam usai Viral Sarapan di Singapura
-
KPK Kembali Gelar OTT: Amankan Sejumlah Pihak di BNPB
-
Ungkap Banyak Kasus Besar, Dirtipideksus Bareskrim Brigjen Ade Safri Justru Diganti
Terkini
-
Sumsel Jadi Proyek Percontohan Teknologi Dry Ice, Benarkah Bisa Mengatasi Kabut Asap?
-
Kabut Asap Belum Usai, 6 Penerbangan Bandara SMB II Palembang Kembali Terganggu
-
Demo Karhutla Berujung Pengeroyokan 2 Wartawan, Polisi Tangkap Terduga Provokator dan Sita 2 Sajam
-
AJI Palembang Desak Pelaku Pengeroyokan Wartawan di Polda Sumsel Ditangkap
-
POSPERA Sumsel Kecam Aksi Premanisme Ormas di Polda Sumsel, Desak Korporasi Pelaku Karhutla Ditindak