SuaraSumsel.id - Laporan Keterangan Pertanggungjawaban atau LKPJ Bupati Muaraenim, Sumatera Selatan ditolak kalangan legislatif. Mereka menilai laporan tersebut terlalu tebal dan tidak membuat matrik mengenai pencapaian dan pembangunan yang belum tercapai.
Dilansir dari Sumselupdate.com - jaringan Suara.com, penolakan laporan LKPJ setebal 889 halaman tersebut terjadi pada sidang paripurna DPRD, Senin (26/4/2021).
Anggota Dewan Dwi Windarti mengatakan LKPJ tahun anggaran 2020 terjadi perdebatan sehingga penolakan. Karena Dewan menilai laporan setebal 889 lembar sangat sulit dievaluasi..
“Kami minta pihak ekskuitf menyampaikan dalam bentuk matriks sehingga dapat melihat dan mengetahui antara sudah ditindaklanjuti apa belum,” katanya.
Sebelum keinginan legislatif diakomodir, maka LKPJ ditolak.
Plh Bupati Muaraenim H Nasrun Umar menjelaskan rokomendasi yang disampaikan legislatif untuk ditindaklanjuti oleh ekskutif.
“Namun yang dilaporkan adalah yang kami tindak lanjuti saja. Sementara yang belum ditidaklanjuti secara spesifik disampaikan, oleh karenanya kami menyerahkan kepada pimpinan DPRD dan seluruh anggota rapat paripurna hari ini bisa dilanjutkan apa tidak,” ucapnya.
Setelah terjadi perdebatan dan mendapatkan penolakan dewan, akhirnya pimpinan rapat paripurna menskor sampai batas waktu dan penjadwalan ulang.
“Rapat paripurna kami tunda dulu sambil menunggu hasil perbaikan dari pihak eksekutif,” pungkasnya.
Baca Juga: Polda Sumsel Siapkan Empat Mobil Vaksinasi COVID 19 Datangi Lansia
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
Terkini
-
Saat Karhutla Mengancam Sumsel, Generasi Muda Lintas Agama Diajak Turun Tangan
-
Besok Sekolah Palembang Masuk atau Masih Daring? Ini Patokan ISPU untuk Tatap Muka
-
Dukung Tumbuh Kembang Anak Sungai Rebo, Kilang Plaju Salurkan PMT di Posyandu Asparagus
-
Suahasil Gantikan Purbaya, Pemprov Sumsel Berharap Kebijakan Fiskal Daerah Kembali seperti Semula
-
Kabut Asap Palembang, KAI Bagikan 2.800 Masker untuk Lindungi Pekerja Operasional