SuaraSumsel.id - Sidang dugaan korupsi alih fungsi hutan tahun 2014 yang menjerat mantan bupati dua periode kabupaten Muaraenim, Muzakir Sai Sohar masih berlangsung di pengadilan tipikor Palembang, Rabu (21/4/2021).
Sebelum persidangan, Muzakir Sai Sohar memilih tidak memberikan tanggapan pada awak media yang menyapannya.
Sidang yang diketuai oleh majelis hakim Bongbongan Silaban ini, beragendakan mendengarkan keterangan terdakwa secara langsung di muka persidangan.
Selain terdakwa Muzakir, dalam perkara ini juga dihadirkan terdakwa Anjapri selaku mantan Dirut PT Mitra Ogan dan Yan Satyananda, terdakwa yang juga mantan Kabag Akutansi Mitra Ogan.
Dilansir dari Sumselupdate.com - jaringan Suara.com, ketiganya dihadirkan ke ruang sidang Pengadilan Negeri Klas 1 A Khusus pada pukul 13.00 WIB.
Diketahui mantan bupati Muzakir, diduga memanfaatkan kewenangannya dalam alihfungsi kawasan hutan perubahan Fungsi Kawasan Hutan Produksi yang dapat di Konversi (HPK) menjadi Hutan Produksi Tetap (HP)/Hutan Produksi Terbatas (HPT) di Kabupaten Muaraenim tahun 2014 silam.
Hingga saat berita ini diturunkan, persidangan masih terus berlanjut. Ketiganya terlihat secara bergantian memberikan keterangan kepada Majelis Hakim.
Untuk diketahui, dalam dakwaan diterangkan bahwa, ia dijerat dengan dua pasal alternatif terdiri dari pasal 11 atau pasal 12 tentang tindak pidana korupsi.
Dari Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) Pengadilan Negeri Palembang, Muzakir didakwa telah menerima hadiah atau janji berupa uang dalam pecahan Dollar Amerika Serikat dengan jumlah totalnya sebesar USD 400.000 (Empat Ratus Ribu Dollar Amerika Serikat).
Berita Terkait
-
Setuju Konsep Ancol Pulau Kemaro, Herman Deru: Sumsel Ini Haus Wisata
-
Kasus Perawat Dianiaya, PPNI Sumsel: Kasus Hukum Diteruskan Meski Memaafkan
-
Hari Ini, BMKG Prakirakan Sumsel Berpotensi Hujan Lebat
-
Tiga Negara Ini Jadi Importir Terbesar ke Sumsel Triwulan I 2021
-
Hukuman Diperberat, Bupati Muaraenim Ahmad Yani Dipindahkan ke Rutan
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
THM Panhead Jadi Perbincangan usai Kasus Penembakan TNI dan Temuan Senjata Rakitan
-
Ayah dan Anak Tewas dalam Rumah Terbakar di Musi Banyuasin, Warga Tak Sempat Menolong
-
Pesirah Bank Sumsel Babel Kini Jadi Pilihan Anak Muda Sumsel untuk Bangun Dana Darurat
-
Wagub Babel Hellyana Ditahan Usai Divonis Penjara 4 Bulan
-
Apa Itu Senjata Rakitan Jenis Korek Api? Senjata yang Dipakai Sertu MRR Tembak Pratu Ferischal