SuaraSumsel.id - Masih ditemukan toko pakan dan obat hewan peliharaan atau petshop di Palembang yang belum disertai dokter penaggungjawab dan pengawas.
Hal ini diungkapkan Otoritas Veteriner Palembang. Pejabat Otoritas Veteriner Kota Palembang, drh Jafrizal mengatakan puluhan petshop di wilayah tersebut baru memegang izin usaha sementara tidak banyak yang memiliki izin medis yang diawasi dokter hewan.
"Setiap petshop yang jual obat hewan maka harus dalam pengawasan dokter penanggung jawab teknis atau apoteker," ujarnya dilansir dari ANTARA, Senin (1/3/2021).
Izin usaha dan izin medis wajib dimiliki petshop, izin usaha dikeluarkan oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Palembang.
Sedangkan izin medis berupa rekomendasi untuk mendapatkan dokter penanggung jawab diurus ke Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Palembang.
Pemkot Palembang tengah meningkatkan pengawasan terhadap menjamurnya petshop yang terjadi sejak pandemi COVID-19 melanda setahun terakhir, para pemilik petshop diimbau segera melengkapi persyaratan usaha.
Ia menjelaskan setiap petshop memerlukan pengawasan dokter penanggung jawab karena obat hewan termasuk obat keras yang penggunaanya harus dipastikan tepat sasaran.
Selain itu pengawasan oleh dokter penanggung jawab dapat memastikan obat yang dijual berasal dari sumber produksi yang resmi atau legal, serta tempat penyimpanan obat harus memenuhi standar.
"Obat hewan bisa digunakan untuk meracun hewan atau ternak orang lain, ujungnya bisa jadi kriminal kalau ternyata diketahui obatnya ilegal," jelas drh Jafrizal.
Baca Juga: Tetap Waspada! Awal Maret Ini Sumsel Masih Berpotensi Hujan Disertai Petir
Ia menyebut terdapat 31 dokter hewan di Kota Palembang yang cukup untuk mengawasi semua petshop dan distributor obat hewan saat ini, sebab satu dokter hewan dapat mengawasi tiga unit petshop.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
Terkini
-
Jelang Idul Adha, PTBA Gelar Pelatihan Penyembelihan Kurban Agar Sesuai Syariat
-
DVI Mulai Cocokkan DNA Keluarga Korban Bus ALS di Muratara yang Belum Teridentifikasi
-
Korban Anak dalam Tragedi Bus ALS di Muratara Masih Sulit Diidentifikasi
-
Bus ALS Maut di Muratara Tetap Angkut Penumpang Meski Izin Mati Sejak 2020
-
Sabu Jadi Bisnis Keluarga di Kerinci, Ayah Bantu Anak hingga Kakak dan Adik Kompak Beraksi