SuaraSumsel.id - Aksi kebut-kebutan anak baru gede (ABG) kembali viral di media sosial. Kali ini, dikatakan jika aksi kebut-kebutan tersebut berlangsung di salah satu jembatan utama di kabupaten Muaraenim, Sumatera Selatan.
Dalam video itu, nampak beberapa pengendara motor yang berhenti di badan jembatan. Nampaknya jembatan tersebut dijadikan arena kebut-kebutan.
Beberapa pengendara motor pun, menggunakan knalpot rancing yang membisingkan. Pengendara mencoba motornya dengan tarikan gas yang kencang.
Saat video difokuskan merekam suasana kebut-kebutan tersebut, nampak muncul seorang pengendara yang berasal dari arah kiri video.
Lalu ia mengembut hingga akhirnya pada hitungan ratusan meter saja, ada pengendara dengan arah yang berlawanan datang. Nampaknya ia berusaha menghindari pengendara yang berlawanan arah tersebut.
Akhirnya ia pun terjatuh.
Peristiwa itu, langsung menarik perhatian pengendara lainnya. Ada salah satu pengendara yang akhirnya berlari mendekati pengendara yang terjatuh.
Saat video mendekati pengendara yang terjatuh, nampak raut mukannya menahan sakit dan menangis. Oleh pengendara lainnya, pengendara itu diangkat dan digendok mendekati tepi jalan.
Aksi ini pun membuat warganet geram. Menurut mereka, resiko aksi kebut-kebutan memang membahayakan diri sendiri, juga membahayakan pengendara lainnya.
Baca Juga: Ini Penyebab Produktivitas Padi Sumsel Masih Rendah
Video yang diunggah oleh akun PalembangViral ini sudah disaksikan lebih dari 5.000 penonton.
budi7911 menanyakan kenapa pengendara harus menangis, karena giliran mengebut juga membahayakan orang lain, dan kira-kira bersedia tanggungjawab.
"Ngapo nangis...giliran ngebut dak inget-inget. Cakmano kalau keno wong lain. Kiro-kiro tanggung jawab apo tidak.
bepstudio menulis jika pengendara ini memilih jalur kanan, itu penanda jika ia belum lulus ujian SIM.
"posisi kendaraam di kanan, fix lum lulus ujian sim"
rafiq.el.amin malah menyarankan agar pengendara lebih baik bermain games saja, karena hanya stik yang bakal rusak.
"Lemak game bae,stik yang rusak"
Berita Terkait
-
Hukuman Diperberat, Bupati Muaraenim Ahmad Yani Dipindahkan ke Rutan
-
Bupati Juarsah Tersangka, Mantan Kadis PUPR Muaraenim Dipindahkan ke Rutan
-
Gubernur Herman Deru Tunjuk Sekda Nasrun Umar Jadi Plh Bupati Muaraenim
-
Bupati Juarsah Kader PKB DItetapkan Tersangka, DPW PKB: Kita Lihat Dulu Lah
-
Profil Juarsah, Bupati Muaraenim yang Ditetapkan KPK Tersangka Korupsi
Terpopuler
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- Bau Babi di Kapal ASDP Tuai Keluhan Penumpang, Pemerhati Usul Kapal Khusus Ternak dari APBN
- Penyekapan 10 Calon ART Gegerkan Surabaya, Pemkot Segel Penampungan di Kedung Anyar
Pilihan
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
Terkini
-
13 Hari Kasus Pengeroyokan Jurnalis Palembang Belum Tuntas, Koalisi Pers Desak Kapolda Dicopot
-
Palembang hingga OKI Diguyur Hujan Buatan, TNI AU Kerahkan Hercules dan Casa untuk Atasi Karhutla
-
Sekolah IGM Palembang Tunggak PBB Sejak 2019, Tagihan Capai Rp2,18 Miliar
-
51.200 Liter Minyak Disita di Muratara, Bareskrim Ungkap Dugaan Pasokan Solar Ilegal ke Kontraktor
-
PTBA dan UGM Uji Pupuk Kalium Humat dari Batu Bara untuk Tingkatkan Hasil Panen