SuaraSumsel.id - Kawasan wisata sejarah Monumen Perjuangan Rakyat (Monpera) di tengah Kota Palembang, Sumatera Selatan telah mencapai 95 persen. Penataan dan diperkirakan rampung akhir Februari 2021 ini.
Koordinator konsultan supervisi penataan Monpera, Hendri mengatakan pengerjaan fisik masih menyisakan pemasangan air mancur menari, jalur olahraga, dan grass block.
"Kami mendatangkan ahli dari Jakarta untuk pemasangan air mancur menari karena di Palembang tidak ada ahlinya dan itu jadi salah satu kendala progres penataan," ujarnya seperti dilansir ANTARA, Kamis (18/2/2021).
Penataan kawasan Monpera dimulai sejak Oktober 2020 dengan menelan dana Rp8,5 miliar yang bersumber dari APBD Kota Palembang 2020.
Pengerjaan fisik terbilang molor karena target awal semestinya selesai pada Desember 2020.
Ia pun mengaku pengerjaan fisik terlambat karena faktor cuaca akibat intensitas hujan yang meningkat. Namun pihaknya kini tengah mempercepat sisa pengerjaan.
Kabid Tata Ruang Dinas Perumahan dan Pemukiman (Perkim) Sumsel Aminuddin mengatakan tampilan baru kawasan Monpera akan menyajikan atraksi utama berupa air mancur menari dengan permainan lampu warna-warni.
Air mancur itu akan mempercantik bangunan Monpera setinggi 17 meter tersebut saat malam hari.
"Kami tambahkan juga dua replika aliran air yang menggambarkan Sungai Musi dan Sungai Batanghari sebagai representasi kebudayaan," katanya.
Baca Juga: Kenangan Filuz Mursalin, Seniman Palembang Nan Sederhana Kaya Karya
Selain itu dipasangkan dua pergola atau peneduh berbentuk petak berjajar di dekat bangunan monumen dengan ditambahkan lampu, serta penataan taman di sekeliling Monpera.
Aminudin menyebut penataan Monpera terinspirasi tata lansekap Masjid Istiqlal di Jakarta.
Terkait molornya target penyelesaian pengerjaan fisik, ia menyebut kontraktor akan dikenakan denda sebagai konsekuensi karena pengerjaan melewati batas tahun anggaran.
Berita Terkait
Terpopuler
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Selundupkan 1.689 Burung Liar ke Jakarta, Bus Sinar Jaya Dicegat di Pelabuhan Bakauheni
- KPU Bisa Tindaklanjuti Putusan MK dengan Menyatakan Syarat Pendidikan Gibran di Pilpres 2024 Tak Sah
- Rekonsiliasi Politik, Anies Baswedan Jadi Menteri Prabowo?
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
Pilihan
-
Inilah 5 Menteri yang Kinerjanya Paling Buruk Menurut Survei CELIOS
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
Terkini
-
Asap Tebal Hambat Pemadaman Karhutla, 3 Helikopter Malaysia Masih Menunggu Respons RI
-
Terekam CCTV, Pencuri Motor di Parkiran Alfamart Prabumulih Ditangkap di Ogan Ilir
-
Sumsel Dikepung 1.917 Titik Panas, Kualitas Udara Palembang Masuk Kategori Berbahaya
-
ISPA di Sumsel Tembus 52.483 Kasus, September Jadi yang Terburuk dan Kian Mengkhawatirkan
-
Indeks Udara Palembang Masih Berbahaya, Ribuan Titik Panas Masih Terdeteksi di Sumsel