SuaraSumsel.id - Ketua DPRD, H Asri melaporkan seketaris dan bendahara seketariat dewan Kabupaten Pali ke pihak Kejaksaan Negeri (Kejari).
Hal ini disebabkan keduanya dinilai tidak memiliki itikad baik menjelaskan permasalahan dugaan penyimpangan anggaran di Sekretariat DPRD tersebut.
H Asri mengatakan sudah menunggu itikad kedua pegawai tersebut juga mengkomunikasi dugaan penyimpangan anggaran yang tengah diisukan.
Ia pun meminta agar pihak berwenang menelusuri dugaan penyimpangan penggunaan anggaran di Sekretariat DPRD PALI.
“Kami meminta kepada pihak kejaksaan untuk menelusuri, mengecek, dan mengklarifikasi kebenaran dari fakta yang ada,” ujarnya seperti dilansir dari Sumselupdate (jaringan Suara.com)
Sementara itu, Kepala Kejari PALI, Marcos MM Simare-mare membenarkan jika pihaknya telah menerima laporan dari pimpinan dan anggota DPRD PALI.
Saat ini, pihak Kejari juga tengah menyelidiki kasus mantan Seketaris Dewan (Sekwan) Arif Firdaus sebagai tersangka korupsi di lingkungan DPRD.
Pada 7 Januari lalu, Kejari pun menetapkannya sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO).
Kasi Intel Kejari, Zulkifli akhir pekan lalu menyampaikan hal tersebut.
Baca Juga: Meski Bakal Pensiun, Dua Direksi Bank Sumsel Babel Diperpanjang
Dikatakan Zulkifli, tersangka Arif Firdaus sebagai DPO, karena tidak mampu mempertanggungjawabkan anggaran di seketariatan DPRD Pali tahun anggaran 2017.
"Statusnya DPO (buron). Ia tidak mampu mempertanggungjawabkan anggaran di Sekretariat DPRD PALI tahun anggaran 2017,” jelas Zulkifli seperti dilansir Sumselupdate (jaringan Suara.com).
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Cara Membersihkan Bunga Es Tanpa Mematikan Kulkas, Aman dan Mudah Dilakukan
- 3 HP Infinix Mirip iPhone 17 Pro Max, Tampil Mewah ala Flagship
- 4 Tips Merebus Telur agar Mudah Dikupas, Hasil Mulus Sempurna
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Gerak Cepat, Respons Tepat: Kilang Plaju Perkuat Kesiapan Fire Brigade Hadapi Kondisi Darurat
-
Polemik Universitas PGRI Palembang Makin Meluas, Ijazah Mahasiswa Kini Ikut Dipertanyakan
-
Sawit dan Karhutla: Jejak Pembukaan Hutan yang Terus Berulang
-
Kronologi Duel Maut di Sungai Lilin, Pemuda Tewas oleh Egrek Miliknya Sendiri
-
Benarkah Karhutla Sumsel Menurun? Ini Data Hotspot dan Titik Api Terbarunya