SuaraSumsel.id - Pemberhentian sepihak oleh Yayasan Bhakti Wara yang menaungi Rumah Sakit Khatolik Bhakti Wara Pangkalpinang Kepulauan Bangka Belitung mendapat reaksi dari para pegawainya.
Pemutusan Hubunga Kerja (PHK) pegawai lebih disebabkan pendapatan dari rumah sakit mengalami penurunan (defisit) akibat kondisi pandemi Covid 19.
“Kami coba bertahan dan terus bertahan tapi jujur kondisi rumah sakit itu tidak memungkinkan melanjutkan dengan jumlah karyawan yang ada,” kata Ketua Yayasan Bhakti Wara Pangkalpinang, Benny Sorliam Nasiup.
Ia mengibaratkan pengoperasionalan rumah sakit seperti kapal yang diterpa angin dan badai yang luar biasa. Sehingga untuk menyelamatkan kapal harus terdapat beban yang dikurangi di lautan.
“Jadi harus ada yang dikeluarkan,” tegasnya.
Benny menyembutkan kondisi keuangan RS Bhakti Wara menjadi pemicu pihaknya melakukan PHK terhadap 40 pegawai.
"Rumah sakit itu tempat orang sakit. Sejak pandemi, orang jadi takut ke rumah sakit karena dinilai sarangnya orang sakit. Pasien menurun drastis,” terang ia.
Mengenai pesangon yang diberikan yang hanya dua bulan gaji, ia beralasan menyesuaikan dengan kesepakatan manajemen.
"Keputusan harus diambil dan keputusan terbaik adalah seperti ini. Masukan-masukan dari manajemen pada akhirnya seperti inilah," pungkasnya.
Baca Juga: Kabar Buruk! Angka Kematian Akibat Covid 19 di Sumsel Naik
Kontributor : Wahyu Kurniawan
Berita Terkait
Terpopuler
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
Terkini
-
Saat Perempuan Punya Penghasilan Sendiri, Risiko Kekerasan Disebut Bisa Berkurang
-
Long Weekend Dimanfaatkan Warga Palembang untuk Borong Emas saat Harga Turun Rp20 Ribu
-
Proses DNA Ungkap 11 Identitas Korban Bus ALS di Muratara, 3 Jenazah Masih Misterius
-
Tangis Keluarga Pecah, 11 Korban Bus ALS Akhirnya Teridentifikasi Melalui DNA
-
Pembuang Sampah di Palembang Bisa Disuruh Bersihkan Masjid, Efektif Bikin Jera?