SuaraSumsel.id - "Baru kemarin kami mendapat surat pemberitahuan, hari ini kami diajak rapat oleh pihak rumah sakit untuk membahas uang pesangon," kata Yasi Purwanto kepada suara.com, Rabu (9/9/2020) di Wisma Aksi Kace Kabupaten Bangka.
Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dilakukan pada tenaga medis dan non medis yang telah bekerja 2-17 tahun.
Pihak Rumah Sakit menjanjikan hanya akan membayar uang pesangon sebanyaka dua bulan gaji. “Pesangon dipukul rata, dua bulan gaji," tandas Yuri.
Para pekerja merasa keberatan akan keputusan pihak manajemen karena nilai pesangon tidak sesuai dengan peraturan ketenagakerjaan.
"Intinya kami minta pesangon yang sesuai. Apalagi saya sudah bekerja selama sembilan tahun lebih, tapi kok cuma menerima uang pesangon dua bulan gaji," katanya.
Yasi mengungkapkan alasan managemen Rumah Sakit Bhakti Wara mem-PHK karena terdampak pandemi COVID-19 yang mengakibatkan pendapatan rumah sakit menurun.
"Alasan pemecatan karena pasien sepi. Tapi tidak harus mengorbankan pegawai apalagi memberikan uang pesangon hanya dua bulan gaji. Cukup apa?," ungkap ia.
Tidak hanya itu, Yasi juga menyampaikan jika pihak manajemen Rumah Sakit Bhakti Wara selama ini terkesan tertutup terkait masalah keuangan.
"Baru dua bulan terakhir kami baru dikasih tau jika kondisi keuangan memburuk. Tentu saja kami kaget apalagi surat PHK kami terima kemarin hanya melalui pesan WhatsAap," terang ia.
Baca Juga: Dominan Pasien Corona di Bangka Tertular dari Perjalanan
Keluhan sama disampaikan Lena. Pekerja yang sudah 17 tahun ini mengaku sangat kecewa dan keberatan atas kebijakan pihak manajemen rumah sakit.
"Sangat keberatan pak kalau hanya dua bulan gaji, kami siap di PHK kalau sesuai dengan undang-undang berlaku,"kata Lena.
Hal senada diungkapkan Mega, pegawai yang berprofesi sebagai perawat ini telah bekerja selama delapan tahun. Ia mengutarakan sangat keberatan dengan uang pesangon yang bakal diberikan pihak manajemen.
"Kami di PHK dengan melalui pesan Whatsapp saja, sangat kaget. Saya hanya memikirkan orang tua, saya baru pindahkan ke Bangka, apalagi rumah masih kredit," tandasnya
Kontributor : Wahyu Kurniawan
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Aktifkan Fitur End-to-End Encryption WhatsApp, Pastikan Obrolan Rahasiamu Bebas Sadap
- 4 Shio yang Tinggalkan Masa Sulit Mulai 5 November 2026, Siap Sambut Kebahagiaan
- Jokowi: Saya Disadap, Tapi Saya Diam Saja
- 5 Sepatu Jalan Lokal Tanpa Tali yang Nyaman dan Anti Jebol Menurut Review
- 9 Sunscreen untuk Wanita Usia 50 Tahun ke Atas agar Kulit Awet Muda
Pilihan
-
Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa POM TNI, Soal Penyadapan Prabowo?
-
Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum
-
Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
-
Hakim Potong Omongan Jokowi yang Melebar: Jawab Saja Pertanyaannya!
Terkini
-
Dukung Pendidikan, BRI Private dan BRI Prioritas Hadirkan Keistimewaan di Sequoia School
-
Harga Rp2,6 Jutaan, realme C01 Punya Baterai 6.500 mAh dan Fitur NFC
-
Dari Ruang Kerja, Pekerja Kilang Plaju Lahirkan 180 Inovasi
-
Belajar Mengelola Lahan Tanpa Membakar di Desa Gambut
-
Sidang Roy Suryo, Jokowi Beberkan Riwayat Pendidikan dan Mata Kuliah Pilihan di UGM