SuaraSumsel.id - Sebanyak 40 pegawai mengalami PHK menolak nilai pesangon yang diberikan oleh pihak manajemen rumah sakit.
“Kami keberatan karena uang pesangon dijanjikan pihak pegawai hanya 2 bulan gaji. Itu dipukul rata untuk semua pegawai,"ujar Yasi Purwanto salah satu perawat RS Bhakti Wara yang terkena PHK, kepada Suara.com, Rabu (9/9/2020).
Yasi menyebutkan pegawai yang di PHK sebagaian besar ialah mereka yang telah lama mengabdi. Dengan begitu selayaknya perusahaan dapat menerapkan peraturan ketenagakerjaan dengan masa kerja pada masing-masing karyawan.
"Intinya kami minta agar pesangon yang kami terima harus sesuai. Apalagi saya sudah bekerja selama sembilan tahun lebih, tapi kok cuma menerima uang pesangon dua bulan gaji," katanya.
Yasi mengungkapkan jika alasan managemen Rumah Sakit Bhakti Wara melakukan PHK terhadap para karyawan dikarenakan terdampak pandemi Covid-19 sehingga mengakibatkan pendapatan rumah sakit mengalami penurunan.
"Alasan manajemen pasien sepi. Tapi kan tidak harus mengorbankan kami apalagi memberikan uang pesangon hanya dua bulan gaji, cukup apa," tegasnya.
Harapan Yari kepada managemen Rumah Sakit Bhakti Wara agar uang pesangon dapat disesuaikan dan mengikuti peraturan pemerintah.
"Saya sudah menanyakan kepada manajemen, kata mereka uang menipis karena Covid-19. Saya jawab itu bukan urusan kami, kami hanya bekerja dan menjalankan tugas," tegasnya.
Menanggapi tuntutan pegawai, Ketua Yayasan Bhakti Wara yang menaungi Rumah Sakit Khatolik Bhakti Wara Pangkalpinang, Benny Sorliam Nasiup mengatakan pemberhentian dilakukan manajemen telah melalui sosialisasi karena kondisi rumah sakit defisit anggaran.
Baca Juga: Waduh, Puluhan Pegawai RS Bhakti Wara Mendadak di PHK !
"Kami coba bertahan dan terus bertahan tapi jujur kondisi rumah sakit itu tidak memungkinkan untuk kita melanjutkan dengan jumlah karyawan yang ada,” ujarnya.
Kontributor : Wahyu Kurniawan
Berita Terkait
Terpopuler
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
Terkini
-
Saat Perempuan Punya Penghasilan Sendiri, Risiko Kekerasan Disebut Bisa Berkurang
-
Long Weekend Dimanfaatkan Warga Palembang untuk Borong Emas saat Harga Turun Rp20 Ribu
-
Proses DNA Ungkap 11 Identitas Korban Bus ALS di Muratara, 3 Jenazah Masih Misterius
-
Tangis Keluarga Pecah, 11 Korban Bus ALS Akhirnya Teridentifikasi Melalui DNA
-
Pembuang Sampah di Palembang Bisa Disuruh Bersihkan Masjid, Efektif Bikin Jera?