Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Anggota Polri berinisial WP ditahan karena diduga membunuh ibu kandungnya di Kabupaten Siak pada Oktober 2026.

Tasmalinda
Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB
Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan
Anggota Polri berinisial WP ditahan karena diduga membunuh ibu kandungnya di Kabupaten Siak pada Oktober 2026.
Baca 10 detik
  • Anggota Polri berinisial WP ditahan karena diduga membunuh ibu kandungnya di Kabupaten Siak pada Oktober 2026.
  • Polda Riau sedang melakukan observasi kejiwaan mendalam terhadap WP yang memiliki riwayat gangguan skizofrenia.
  • Kompolnas meminta peningkatan pengawasan psikologis personel, sementara WP terancam sanksi pemberhentian tidak dengan hormat.

SuaraSumsel.id - Kasus anggota Polri berinisial WP (37) yang diduga menghilangkan nyawa ibu kandungnya, Farida Hanum (64), di Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak, Riau, memasuki perkembangan baru. Selain menjalani proses penyidikan pidana, anggota polisi yang bertugas di Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Riau tersebut kini menjalani observasi kejiwaan.

Kapolda Riau Irjen Pol Arman Achdiat mengungkapkan WP memiliki riwayat gangguan kejiwaan berupa skizofrenia dan pernah menjalani pengobatan rutin. Namun, kondisi medis tersebut masih harus dievaluasi lebih lanjut oleh tenaga profesional untuk mengetahui keadaan terkini.

Kasus ini juga mendapat perhatian Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas). Lembaga tersebut meminta Polda Riau memperkuat pengawasan psikologis, pembinaan mental, serta fasilitas konseling bagi anggota kepolisian.

Kepala Bidang Kedokteran dan Kesehatan Polda Riau, AKBP dr Parluhutan Sitindaon, menjelaskan pemeriksaan terhadap WP tidak cukup dilakukan melalui wawancara singkat. Menurut dia, hasil pemeriksaan psikiatri membutuhkan observasi langsung oleh dokter spesialis kejiwaan sebelum kondisi yang bersangkutan dapat disimpulkan.

Baca Juga:Tegur Terduga Pencuri Motor di Palembang, Polisi Ditembak hingga Peluru Nyaris Kena Kepala

WP diketahui memiliki rekam medis gangguan kejiwaan dan pernah menjalani perawatan rutin di rumah sakit jiwa hingga Oktober 2025.

Meski demikian, pihak Biddokkes belum menyampaikan kesimpulan mengenai kondisi kejiwaan WP saat ini. Pemeriksaan masih diperlukan untuk menentukan kondisi medis sekaligus memastikan kemampuan yang bersangkutan menjalani proses hukum.

Kapolda Tegaskan Proses Pidana Tetap Berjalan

Kapolda Riau Irjen Pol Arman Achdiat membenarkan bahwa WP telah ditahan di Polda Riau. Menurut Arman, penyidik masih mendalami perkara tersebut. Observasi kejiwaan dilakukan bersamaan dengan proses penyidikan untuk memperoleh gambaran mengenai kondisi mental anggota polisi tersebut.

Kapolda juga meminta masyarakat tidak terburu-buru menyimpulkan motif kejadian berdasarkan informasi mengenai riwayat gangguan kejiwaan maupun persoalan keluarga. Informasi bahwa WP kerap meminta uang kepada ibu kandungnya juga belum dapat dipastikan sebagai motif dugaan tindak pidana tersebut.

Baca Juga:Terungkap Peran 3 Pelaku Begal Polisi di Palembang, Ada yang Tusuk dan Ambil Kunci Motor

Penyidik masih mengumpulkan keterangan dan mendalami seluruh fakta yang berkaitan dengan kematian Farida.

Perkembangan kasus ini turut mendapat perhatian Komisioner Kompolnas Yusuf Warsyim. Yusuf menyampaikan pihaknya masih berkoordinasi dengan Polda Riau untuk meminta klarifikasi mengenai informasi riwayat gangguan kejiwaan dan perawatan medis WP.

Ia menilai pengawasan psikologis dan pembinaan mental personel kepolisian perlu diperkuat, terutama ketika ditemukan indikasi gangguan yang membutuhkan penanganan medis.

Menurut Yusuf, program perawatan bagi anggota Polri sebenarnya telah tersedia. Namun, langkah pencegahan melalui pengawasan psikologis dan pembinaan mental perlu menjadi perhatian.

Ia juga menekankan pentingnya menyediakan ruang konseling secara intensif bagi personel yang membutuhkan pendampingan.

Sorotan Kompolnas tersebut membuka perhatian lebih luas mengenai mekanisme deteksi dini dan pendampingan kesehatan mental di lingkungan kepolisian.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak