- Pertiwi RU Plaju mengadakan edukasi pencegahan kekerasan perempuan dan anak pada 28 Agustus 2026.
- Polda Sumsel memaparkan data peningkatan kasus kekerasan dan mekanisme penanganan korban yang terpadu.
- Kilang Plaju berkomitmen menciptakan lingkungan kerja inklusif dan bebas kekerasan lewat program Pertiwi Talk.
“Kilang Plaju bersama Pertiwi berkomitmen mewujudkan lingkungan kerja yang aman, inklusif, dan bebas dari segala bentuk kekerasan melalui semangat Respectful Workplace. Kami meyakini produktivitas di tempat kerja juga berawal dari keharmonisan dan kesejahteraan keluarga para pekerja,” ujar Siti Fauzia.
Melalui semangat “Berani Bicara, Berani Melindungi”, Kilang Plaju mendorong para pekerja dan komunitas Persatuan Wanita Patra (PWP) untuk lebih peka dalam mengenali tanda-tanda kekerasan serta berani memanfaatkan saluran pelaporan resmi.
Upaya tersebut sekaligus menjadi bagian dari komitmen untuk menegakkan budaya Zero Tolerance terhadap kekerasan, baik di lingkungan kerja maupun dalam kehidupan keluarga.
Dengan kolaborasi bersama berbagai pihak, Kilang Plaju terus mendorong tumbuhnya kesadaran bahwa pencegahan kekerasan bukan hanya menjadi tanggung jawab satu pihak, melainkan membutuhkan keberanian untuk berbicara, kepedulian untuk melindungi, dan komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan yang aman bagi perempuan dan anak.
Baca Juga:Tekan Risiko Kebakaran Lahan di Puncak Kemarau, Kilang Plaju Gandeng BPBD Gelar Pelatihan Pemadaman