- KA Bukit Serelo menabrak mobil Isuzu Panther di Prabumulih, Sumatera Selatan, mengakibatkan satu keluarga jadi korban.
- Insiden maut tersebut menyebabkan empat orang meninggal dunia di lokasi dan satu korban lainnya mengalami luka kritis.
- Warga bersama petugas segera melakukan evakuasi korban sementara penyebab pasti tabrakan masih dalam penyelidikan berwenang.
SuaraSumsel.id - Kecelakaan maut melibatkan KA Bukit Serelo dan mobil Isuzu Panther terjadi di wilayah Prabumulih, Sumatera Selatan. Insiden tersebut mengakibatkan satu keluarga menjadi korban, dengan empat orang meninggal dunia dan satu lainnya dalam kondisi kritis.
Kecelakaan terjadi ketika kereta api bertabrakan dengan mobil Isuzu Panther putih. Benturan disebut cukup keras hingga kendaraan terpental dari lokasi tabrakan.
Saksi mata Irwansyah mengatakan kerasnya benturan membuat situasi di sekitar lokasi langsung mengundang perhatian warga. “Mobil ditabrak kereta, kemudian terpental. Ada penumpang yang sampai keluar dari mobil,” ujar Suwardi di lokasi kejadian.
Warga yang mengetahui kecelakaan tersebut kemudian berdatangan ke lokasi. Sebagian membantu proses penanganan dan evakuasi korban, sementara petugas mengamankan area kejadian.
Baca Juga:Tragedi Dini Hari di Prabumulih, Begini Kronologi Tabrakan yang Tewaskan 3 Orang
Garis polisi kemudian dipasang di sekitar lokasi untuk menjaga tempat kejadian perkara sekaligus memudahkan petugas melakukan penanganan.
Kecelakaan ini menjadi perhatian karena para penumpang mobil disebut masih memiliki hubungan keluarga.
Empat korban dilaporkan meninggal dunia, sementara satu korban lainnya masih dalam kondisi kritis dan mendapat penanganan medis.
Hingga berita ini ditulis, informasi mengenai kronologi lengkap kecelakaan serta penyebab pasti tabrakan masih menunggu keterangan resmi dari pihak berwenang.
Petugas juga masih melakukan penanganan di lokasi kejadian untuk memastikan kondisi TKP dan mengumpulkan informasi dari para saksi.
Baca Juga:Pertamina EP Prabumulih Tambah Potensi Produksi Minyak 2.068 BOPD dari Sumur Baru
Peristiwa tersebut kembali menjadi pengingat bahwa perlintasan kereta api merupakan titik yang membutuhkan kewaspadaan tinggi dari seluruh pengguna jalan.