Mengapa Dodi Reza Dipanggil Kejati? Fakta Baru Kasus Sungai Lalan Mulai Terungkap

Mantan Bupati Muba, Dodi Reza Alex Noerdin, memenuhi panggilan pemeriksaan Kejati Sumsel pada Selasa, 24 Juni 2026.

Tasmalinda
Rabu, 24 Juni 2026 | 23:04 WIB
Mengapa Dodi Reza Dipanggil Kejati? Fakta Baru Kasus Sungai Lalan Mulai Terungkap
Terdakwa Korupsi Fee 4 Proyek Dinas PUPR Musi Banyuasin Dodi Reza Alex Noerdin. Dodi Reza Alex memenuhi panggilan Kejati Sumsel [ANTARA]
Baca 10 detik
  • Mantan Bupati Muba, Dodi Reza Alex Noerdin, memenuhi panggilan pemeriksaan Kejati Sumsel pada Selasa, 24 Juni 2026.
  • Pemeriksaan Dodi dilakukan sebagai saksi terkait dugaan korupsi pengelolaan jasa pemanduan kapal di perairan Sungai Lalan, Muba.
  • Kejati Sumsel mendalami kebijakan masa jabatan Dodi untuk mengungkap potensi kerugian negara dalam kasus pelayaran tersebut.

SuaraSumsel.id - Mantan Bupati Musi Banyuasin (Muba), Dodi Reza Alex Noerdin, akhirnya memenuhi panggilan penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Selatan terkait penyidikan dugaan korupsi pengelolaan jasa pemanduan dan penundaan kapal di perairan Sungai Lalan.

Kedatangan putra mantan Gubernur Sumsel Alex Noerdin itu ke Kejati Sumsel pada Selasa (24/6/2026) langsung menjadi perhatian publik. Pasalnya, nama Dodi Reza selama ini belum banyak muncul dalam perkembangan penyidikan kasus yang disebut melibatkan pengelolaan aktivitas pelayaran di wilayah strategis Kabupaten Musi Banyuasin tersebut.

Meski berstatus sebagai saksi, keterangan Dodi dinilai penting untuk membantu penyidik mengurai kebijakan yang diterapkan saat dirinya menjabat sebagai Bupati Muba.

Kepala Kejaksaan Tinggi Sumsel Ketut Sumedana membenarkan pemeriksaan terhadap Dodi Reza Alex Noerdin. Menurut Ketut, pemeriksaan dilakukan karena penyidik membutuhkan keterangan terkait kebijakan dan pengelolaan aktivitas jasa pemanduan kapal yang berlangsung di Sungai Lalan ketika Dodi masih menjabat kepala daerah. "Pemeriksaan sebagai saksi untuk mendalami kebijakan yang berkaitan dengan perkara yang sedang ditangani penyidik," ujar Ketut Sumedana.

Baca Juga:Kronologi Pria Ngamuk Bawa Parang di Sekayu Muba, Lukai Warga hingga Tewas Dilumpuhkan

Pemeriksaan tersebut berlangsung selama beberapa jam dengan sejumlah pertanyaan yang berkaitan dengan pengambilan kebijakan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin.

Sudah Dua Kali Dipanggil

Fakta menarik yang terungkap dalam pemeriksaan ini adalah Dodi Reza ternyata telah dua kali dipanggil oleh penyidik. Pemanggilan pertama tidak dapat dipenuhi sehingga Kejati kembali menjadwalkan pemeriksaan kedua yang akhirnya dihadiri mantan Bupati Muba tersebut.

Kehadiran Dodi dinilai penting karena sejumlah kebijakan yang kini menjadi bagian dari materi penyidikan terjadi pada masa kepemimpinannya.

Kasus yang sedang diselidiki Kejati Sumsel berkaitan dengan dugaan korupsi dalam pengelolaan jasa pemanduan dan penundaan kapal di perairan Sungai Lalan, Kabupaten Musi Banyuasin.

Baca Juga:Kasus Sungai Lalan Jadi Sorotan, Dugaan Pungutan Rp9 Juta per Kapal Capai Rp160 Miliar

Wilayah Sungai Lalan selama ini dikenal sebagai salah satu jalur pelayaran penting yang digunakan kapal-kapal pengangkut komoditas dari kawasan industri dan perkebunan menuju perairan yang lebih luas.

Penyidik menduga terdapat penyimpangan dalam pengelolaan kegiatan tersebut yang berpotensi menimbulkan kerugian negara.

Namun hingga kini Kejati Sumsel masih menunggu hasil audit resmi untuk mengetahui besaran kerugian negara yang diduga timbul dalam perkara tersebut.

Kejati Sumsel memastikan penyidikan belum berhenti pada pemeriksaan Dodi Reza Alex Noerdin. Sejumlah pihak lain yang dianggap mengetahui proses pengelolaan jasa pemanduan kapal di Sungai Lalan juga telah dimintai keterangan oleh penyidik.

Pemeriksaan para saksi dilakukan untuk menyusun rangkaian peristiwa secara utuh sebelum penyidik mengambil langkah hukum berikutnya. "Kami masih terus mendalami dan mengumpulkan alat bukti," kata Ketut.

Jasus Sungai Lalan menjadi salah satu perkara yang menyita perhatian masyarakat Sumsel karena melibatkan sektor strategis yang berkaitan dengan aktivitas pelayaran dan ekonomi daerah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini