- Bupati Muara Enim periode 2025–2030, Edison, terjaring operasi tangkap tangan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi di Sumatera Selatan.
- Edison merupakan mantan ASN Badan Pertanahan Nasional yang memenangkan Pilkada Muara Enim tahun 2024 bersama Sumarni.
- KPK saat ini sedang melakukan pemeriksaan terhadap pihak yang diamankan terkait dugaan kasus pengadaan di Pemkab Muara Enim.
SuaraSumsel.id - Nama Edison menjadi perhatian publik setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan.
Politikus Partai NasDem tersebut merupakan Bupati Muara Enim periode 2025–2030 yang belum lama menjabat. Sebelum terjun ke dunia politik dan memenangkan Pilkada Muara Enim 2024, Edison dikenal sebagai aparatur sipil negara (ASN) dengan pengalaman panjang di bidang pertanahan.
Berikut profil singkat Edison yang kini menjadi sorotan publik.
Lahir di Sumatera Selatan
Baca Juga:7 Fakta Terbaru OTT Bupati Muara Enim Edison, KPK Ungkap Dugaan Suap Pengadaan
Edison lahir pada 6 Maret 1968. Ia menghabiskan sebagian besar perjalanan kariernya di Sumatera Selatan dan dikenal memiliki pengalaman panjang di lingkungan birokrasi pemerintahan.
Latar belakang sebagai ASN menjadi salah satu modal yang kemudian membawanya dikenal di kalangan masyarakat dan pemerintahan daerah.
Mengawali Karier di Badan Pertanahan Nasional
Sebelum terjun ke politik, Edison berkarier di Badan Pertanahan Nasional (BPN).
Kariernya dimulai sejak 1995. Selama puluhan tahun mengabdi sebagai ASN, ia menempati berbagai posisi strategis hingga dipercaya menjabat sebagai Kepala Bidang Pengadaan Tanah dan Pengembangan pada Kantor Wilayah BPN Provinsi Sumatera Selatan.
Baca Juga:Herman Deru Buka Suara soal OTT Bupati Edison, Beri Peringatan untuk Pejabat
Pengalaman tersebut membuatnya banyak bersentuhan dengan persoalan tata ruang, pertanahan, hingga pengadaan lahan untuk berbagai proyek pembangunan.
Terjun ke Dunia Politik
Setelah puluhan tahun berkarier sebagai birokrat, Edison memutuskan masuk ke dunia politik.
Ia bergabung dengan Partai NasDem dan menjadi salah satu figur yang diusung pada Pemilihan Bupati Muara Enim 2024.
Keputusan tersebut menjadi titik balik perjalanan kariernya dari birokrat menjadi politisi.
Menang Pilkada Muara Enim 2024
Pada Pilkada Muara Enim 2024, Edison maju berpasangan dengan Sumarni.
Pasangan ini berhasil memperoleh 114.258 suara atau sekitar 38,76 persen dari total suara sah dan keluar sebagai pemenang.
Kemenangan tersebut mengantarkan Edison menjadi Bupati Muara Enim untuk periode 2025–2030.
Edison resmi dilantik sebagai Bupati Muara Enim pada 20 Februari 2025. Pelantikan dilakukan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara bersama kepala daerah hasil Pilkada Serentak 2024 lainnya dari berbagai daerah di Indonesia.
Pelantikan itu menjadi awal kepemimpinannya di Kabupaten Muara Enim.
Muara Enim Daerah Strategis di Sumsel
Sebagai bupati, Edison memimpin salah satu daerah strategis di Sumatera Selatan. Muara Enim dikenal sebagai wilayah dengan potensi besar di sektor pertambangan batu bara, energi, perkebunan, serta berbagai proyek infrastruktur nasional.
Karena itu, setiap kebijakan dan dinamika pemerintahan daerah selalu mendapat perhatian luas dari masyarakat.
Nama Edison kembali menjadi perbincangan setelah KPK melakukan OTT yang disebut berkaitan dengan dugaan pengadaan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Muara Enim.
Hingga kini, lembaga antirasuah masih melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah pihak yang diamankan dalam operasi tersebut.
Publik pun menantikan perkembangan lebih lanjut terkait kasus yang kini menjadi perhatian masyarakat Sumatera Selatan dan nasional.
Biodata Singkat Edison
Nama: Edison
Tempat/Tanggal Lahir: 6 Maret 1968
Partai Politik: Partai NasDem
Jabatan: Bupati Muara Enim 2025–2030
Profesi Sebelumnya: Aparatur Sipil Negara (ASN)
Instansi: Badan Pertanahan Nasional (BPN)
Jabatan Terakhir ASN: Kepala Bidang Pengadaan Tanah dan Pengembangan Kanwil BPN Sumsel
Pasangan Pilkada 2024: Sumarni
Perolehan Suara Pilkada 2024: 114.258 suara (38,76 persen)
Tanggal Pelantikan: 20 Februari 2025