- Perempuan berusia 23 tahun berinisial A.P.S. ditemukan tewas terbakar di kawasan Sungai Enim, Muara Enim pada 27 Mei 2026.
- Satreskrim Polres Muara Enim menangkap mantan kekasih korban berinisial M.A.P. kurang dari 24 jam setelah penemuan jenazah tersebut.
- Tersangka diduga mencekik lalu membakar korban untuk menghilangkan jejak akibat tersinggung dengan perkataan korban saat mereka bertemu.
SuaraSumsel.id - Kasus kematian seorang perempuan muda yang ditemukan dalam kondisi terbakar di kawasan Sungai Enim, Kabupaten Muara Enim, akhirnya mulai menemukan titik terang. Polisi mengungkap, pelaku yang kini telah diamankan diduga merupakan mantan kekasih korban sendiri.
Fakta tersebut membuat kasus yang sempat menghebohkan warga Muara Enim itu semakin menyita perhatian publik. Apalagi, korban sebelumnya diketahui sempat dinyatakan hilang selama empat hari sebelum akhirnya ditemukan tak bernyawa di pinggir Sungai Enim.
Korban berinisial A.P.S. (23) ditemukan warga pada Rabu (27/5/2026) sore di bawah beton pembatas Jalan Baru, kawasan Sungai Enim 3, Desa Karang Raja, Kecamatan Muara Enim.
Saat ditemukan, kondisi korban sudah hangus terbakar sehingga sempat menyulitkan proses identifikasi. Keluarga akhirnya mengenali korban melalui ciri khusus pada struktur giginya setelah dilakukan pemeriksaan di RSUD Dr. H. M. Rabain Muara Enim.
Baca Juga:Empat Hari Hilang, Wanita di Muara Enim Ditemukan Tewas Terbakar di Tepi Sungai
Penemuan jenazah tersebut langsung memicu berbagai spekulasi di tengah masyarakat. Banyak warga bertanya-tanya mengenai penyebab kematian korban dan siapa pelaku di balik peristiwa yang menggemparkan tersebut.
Tak butuh waktu lama, jajaran Satreskrim Polres Muara Enim bergerak melakukan penyelidikan intensif. Polisi memeriksa sejumlah saksi, menelusuri aktivitas terakhir korban, serta mengumpulkan berbagai barang bukti di lokasi kejadian.
Hasil penyelidikan kemudian mengarah kepada seorang pria berinisial M.A.P. (33), yang diketahui merupakan mantan kekasih korban.
Kapolres Muara Enim, AKBP Hendri Syaputra, mengatakan tersangka berhasil diamankan kurang dari 24 jam setelah jenazah korban ditemukan.
Dari hasil pemeriksaan awal, tersangka diduga mengakui telah mencekik korban setelah tersinggung oleh perkataan yang disampaikan korban saat keduanya bertemu.
Baca Juga:Terbakar Cemburu, Pria di Empat Lawang Habisi Korban dengan Parang dan Tombak
Peristiwa itu diduga terjadi sebelum jasad korban ditemukan di kawasan Sungai Enim.
Tak berhenti sampai di situ, polisi menduga pelaku berupaya menghilangkan jejak dengan membakar tubuh korban menggunakan bensin sebelum meninggalkannya di sekitar lokasi penemuan.
Dugaan upaya menghilangkan jejak itulah yang membuat kasus ini menjadi perhatian luas masyarakat.
Di media sosial, banyak warganet mengaku terkejut karena kasus tersebut bermula dari hubungan pribadi yang sebelumnya pernah terjalin antara korban dan pelaku.
Sebagian lainnya menilai tragedi itu menjadi pengingat bahwa konflik emosional yang tidak terkendali dapat berujung pada tindakan yang merugikan banyak pihak.
Dalam pengungkapan kasus ini, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti, mulai dari telepon seluler milik korban, nota pembayaran hotel, kunci kamar hotel, satu unit mobil, hingga pakaian yang diduga berkaitan dengan peristiwa tersebut.