Kampung Tua di Palembang yang Pernah Disinggahi Bung Karno Kini Jadi Lokasi Festival Kopi

Event Masak Tepi Sungai 2026 akan digelar di Kampung Perigi, Palembang, pada 20 hingga 21 Juni mendatang.

Tasmalinda
Senin, 18 Mei 2026 | 16:11 WIB
Kampung Tua di Palembang yang Pernah Disinggahi Bung Karno Kini Jadi Lokasi Festival Kopi
Kampung Perigi, kampung yang pernah di singgahi Presiden Soekarno
Baca 10 detik
  • Event Masak Tepi Sungai 2026 akan digelar di Kampung Perigi, Palembang, pada 20 hingga 21 Juni mendatang.
  • Kegiatan ini mengangkat tema Kopi dan Roti untuk memperkenalkan sejarah panjang budaya minum kopi masyarakat lokal Palembang.
  • Acara bertujuan melestarikan warisan budaya serta mengenalkan identitas sejarah kota melalui diskusi tradisi kopi dan kuliner khas.

Karena itu, tema “Kopi & Roti” dipilih untuk memperlihatkan hubungan unik antara dua kuliner tersebut di Palembang.

“Setiap komunitas punya jenis roti favoritnya sendiri untuk teman minum kopi. Itu bagian dari kekayaan budaya kita,” ujar Rahma.

Acara nanti juga menghadirkan pelaku tradisi, pengusaha kopi, hingga pegiat kuliner yang akan berdiskusi tentang perkembangan budaya kopi Palembang.

Hal lain yang membuat event ini menarik adalah lokasi penyelenggaraannya.

Baca Juga:Di Tengah Dinamika Gugatan terhadap Media di Sumsel, AJI Palembang Tekankan Pemahaman Sengketa Pers

Kampung Perigi bukan sekadar kampung tua biasa. Kawasan tersebut memiliki hubungan sejarah dengan Presiden pertama Indonesia, Ir. Soekarno.

Dalam catatan panitia, seorang pedagang kopi bernama Karim Azharie pernah menyediakan rumahnya di Lorong Tangga Raja, Perigi, sebagai tempat Bung Karno beristirahat ketika datang ke Palembang pada 1942.

Pada 2008, Presiden Megawati Soekarnoputri bahkan sempat berkunjung ke rumah tersebut untuk mengenang masa perjuangan ayahnya di Palembang.

Kampung Perigi dipilih karena masih mempertahankan suasana autentik Palembang lama.

Di kawasan itu masih terdapat rumah rakit, rumah limas, rumah gudang, hingga rumah baghi yang sebagian akan digunakan sebagai lokasi diskusi selama acara berlangsung.

Baca Juga:5 Sepatu Lari yang Paling Nyaman Dipakai di Aspal Palembang, Bikin Kaki Nggak Cepat Pegal

Tradisi yang Mulai Hilang

Selain kopi, Masak Tepi Sungai juga ingin mengangkat keberadaan “panggung”, sebutan bagi juru masak tradisional Palembang yang kini mulai jarang ditemukan.

Tak hanya itu, Kampung Perigi juga masih dihuni para perajin songket, pembuat perahu getek, pengrajin aluminium, hingga pembuat lidi nipah.

“Masak Tepi Sungai bukan cuma soal makan. Kami ingin orang datang, melihat kampung tua Palembang, mengenal tradisinya, lalu ikut menjaga warisan budayanya,” katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak