- Begal sadis terjadi di Jalan Jenderal Sudirman, Prabumulih, pada Senin (23/3/2026) malam, menimpa seorang perempuan muda.
- Dua pelaku berboncengan menendang motor korban hingga jatuh, lalu kabur membawa kendaraan berharga Rp13 juta.
- Aksi kekerasan ini terekam CCTV menjadi viral, dan kasusnya telah dilaporkan untuk dilakukan penyelidikan oleh polisi.
SuaraSumsel.id - Aksi kriminal jalanan kembali membuat warga resah. Seorang perempuan muda di Prabumulih menjadi korban begal sadis saat pulang ke rumah. Kejadian ini terekam CCTV dan viral di media sosial karena cara pelaku yang brutal. Berikut fakta-fakta lengkapnya:
1. Terjadi di Jalan Sepi pada Malam Hari
Peristiwa begal terjadi di Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Patih Galung, Prabumulih Barat, pada Senin (23/3/2026) sekitar pukul 19.35–19.40 WIB. Saat itu kondisi jalan dilaporkan sudah relatif sepi.
2. Korban Seorang Perempuan yang Baru Pulang dari Pasar
Korban diketahui bernama Fitri Rahayu (26–27), yang saat kejadian sedang dalam perjalanan pulang ke rumahnya usai beraktivitas di pasar.
3. Dua Pelaku Berboncengan dan Memepet dari Belakang
Pelaku berjumlah dua orang dan datang menggunakan satu sepeda motor. Mereka mendekati korban dari arah belakang lalu memepet di jalan yang minim lalu lintas.
Baca Juga:WFH Demi Hemat BBM, Gubernur Herman Deru Siapkan Langkah Ini di Sumsel
4. Motor Korban Ditendang hingga Terjatuh
Aksi brutal terjadi saat pelaku gagal mengambil motor secara langsung. Salah satu pelaku kemudian menendang kendaraan korban hingga terjatuh ke jalan.
5. Pelaku Bawa Senjata Tajam dan Kabur Bawa Motor
Setelah korban jatuh, pelaku langsung menguasai motor sambil mengancam menggunakan senjata tajam. Sepeda motor korban pun berhasil dibawa kabur, dengan kerugian diperkirakan mencapai Rp13 juta.
6. Aksi Terekam CCTV dan Viral di Media Sosial
Detik-detik korban terjatuh setelah ditendang terekam kamera pengawas (CCTV) dan beredar luas di media sosial, memicu kekhawatiran warga.
7. Kasus Sudah Dilaporkan ke Polisi
Korban telah melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian dan kasus kini dalam penyelidikan untuk memburu pelaku.
Kasus ini menambah daftar panjang kejahatan jalanan di Prabumulih. Modus pelaku yang nekat menendang korban menunjukkan tingkat kekerasan yang semakin meningkat, sehingga kewaspadaan masyarakat—terutama saat melintas di jalan sepi pada malam hari—menjadi hal yang tak bisa ditawar lagi.
Baca Juga:Selain Rendang, 7 Lauk Ketupat Khas Sumsel Ini Diam-Diam Jadi Favorit Saat Lebaran