Korban Anak dalam Tragedi Bus ALS di Muratara Masih Sulit Diidentifikasi

Kecelakaan maut bus ALS di Musi Rawas Utara tewaskan 18 orang, termasuk anak-anak. Proses identifikasi DVI masih berlangsung di tengah suasana duka keluarga yang histeris.

Tasmalinda
Minggu, 10 Mei 2026 | 19:51 WIB
Korban Anak dalam Tragedi Bus ALS di Muratara Masih Sulit Diidentifikasi
Korban anak dalam tragedi bus ALS di Muratara masih sulit diidentifikasi [dok Polda Sumatera Selatan]
Baca 10 detik
  • Kecelakaan bus ALS di Kabupaten Musi Rawas Utara mengakibatkan 18 orang meninggal dunia serta melukai penumpang lainnya.
  • Tim DVI sedang berupaya mengidentifikasi jenazah dan potongan tubuh korban, termasuk yang diduga berasal dari anak-anak.
  • Kepolisian bersama KNKT saat ini sedang melakukan investigasi mendalam terkait penyebab kecelakaan di Jalinsum wilayah Musi Rawas Utara.

SuaraSumsel.id - Tragedi maut bus ALS di Kabupaten Musi Rawas Utara meninggalkan duka mendalam bagi banyak keluarga. Di antara puluhan korban, sejumlah anak-anak disebut menjadi korban dalam kecelakaan yang menewaskan 18 orang tersebut.

Hingga kini, proses identifikasi korban masih terus dilakukan tim Disaster Victim Identification (DVI). Beberapa jenazah bahkan dilaporkan mengalami kondisi sulit dikenali sehingga proses identifikasi membutuhkan waktu lebih lama.

Yang paling memilukan, tim DVI disebut menemukan potongan tubuh yang diduga milik anak kecil saat proses evakuasi dan identifikasi korban berlangsung.

Temuan itu membuat suasana di rumah sakit dan ruang jenazah dipenuhi tangis keluarga yang menunggu kepastian kabar anggota keluarganya.

Baca Juga:Bus ALS Maut di Muratara Tetap Angkut Penumpang Meski Izin Mati Sejak 2020

“Masih ada bagian tubuh yang sedang diidentifikasi. Diduga milik anak-anak,” ujar petugas yang terlibat dalam proses identifikasi.

Keluarga korban tampak terus berdatangan ke rumah sakit sambil membawa harapan anggota keluarga mereka masih bisa ditemukan atau dikenali.

Namun suasana haru pecah ketika satu per satu identitas korban mulai diumumkan.

Beberapa keluarga bahkan histeris setelah mengetahui anggota keluarganya masuk dalam daftar korban meninggal dunia dalam tragedi bus ALS tersebut.

Kecelakaan maut bus ALS di Muratara sebelumnya menjadi perhatian nasional setelah jumlah korban tewas terus bertambah. Selain korban meninggal, sejumlah penumpang lain juga mengalami luka berat dan masih menjalani perawatan intensif.

Baca Juga:Korban Bus ALS di Sumsel Jadi 18 Orang, Tim DVI Temukan Potongan Tubuh Diduga Anak

Di tengah proses investigasi penyebab kecelakaan, perhatian publik kini juga tertuju pada nasib korban anak-anak yang ikut menjadi korban dalam tragedi tersebut.

Banyak warga mengaku tidak sanggup membayangkan kepanikan yang terjadi di dalam bus sesaat sebelum kecelakaan maut itu terjadi.

“Kasihan anak-anak yang jadi korban,” tulis seorang warganet di media sosial.

Sementara itu, tim KNKT bersama kepolisian masih terus mendalami penyebab kecelakaan maut tersebut, termasuk kondisi kendaraan dan faktor jalan di Jalinsum wilayah Muratara.

Tragedi ini kini menjadi salah satu kecelakaan transportasi paling memilukan di Sumsel dalam beberapa tahun terakhir.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak