Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga

Gunung Semeru di Jawa Timur mengalami 6 kali erupsi disertai awan panas pada Selasa (18/8). Status tetap Siaga (Level III) dengan radius aman yang harus dipatuhi.

Tasmalinda
Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:32 WIB
Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga
kondisi terbaru erupsi gunung Merapi.
Baca 10 detik
  • Gunung Semeru di Pulau Jawa mengalami enam kali erupsi dengan awan panas pada Selasa, 18 Agustus 2026.
  • Petugas Pos Pengamatan melaporkan erupsi terakhir pukul 20.33 WIB tidak dapat diamati ketinggian kolom abunya akibat kabut.
  • Gunung Semeru berstatus Siaga sehingga masyarakat dilarang beraktivitas dalam radius tertentu dari aliran Besuk Kobokan.

SuaraSumsel.id - Aktivitas Gunung Semeru kembali menjadi sorotan setelah gunung tertinggi di Pulau Jawa itu tercatat mengalami enam kali erupsi dalam satu hari, termasuk letusan yang disertai awan panas guguran pada Selasa (18/8/2026) malam.

Erupsi terakhir terjadi pada pukul 20.33 WIB. Namun, petugas tidak dapat mengamati tinggi kolom abu karena puncak Gunung Semeru tertutup kabut tebal. Kondisi tersebut membuat jarak luncur awan panas juga tidak dapat dipastikan.

Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, Mukdas Sofian, mengatakan aktivitas erupsi tersebut terekam melalui seismogram dengan amplitudo maksimum 22 milimeter dan durasi sekitar 3 menit 55 detik.

"Telah terjadi erupsi Gunung Semeru pada pukul 20.33 WIB, namun tinggi kolom erupsi tidak teramati karena tertutup kabut," kata Mukdas dalam laporan tertulisnya.

Baca Juga:Putri Ordinary Kitchen, Kisah UMKM Belitung Timur yang Terus Tumbuh Bersama Bank Sumsel Babel

Ia menjelaskan, erupsi yang terjadi pada malam hari itu juga disertai awan panas guguran. Namun, kondisi visual di sekitar gunung yang tertutup kabut membuat petugas belum dapat memastikan jarak luncurnya.

Berdasarkan catatan petugas, aktivitas vulkanik Gunung Semeru sepanjang Selasa cukup tinggi. Sejak pukul 01.20 WIB hingga 20.33 WIB, tercatat terjadi enam kali erupsi dengan tinggi letusan mencapai 500 meter di atas puncak.

Saat ini, Gunung Semeru masih berada pada status Level III atau Siaga. Masyarakat dilarang melakukan aktivitas di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan hingga jarak 13 kilometer dari puncak gunung.

Selain itu, warga juga diminta tidak beraktivitas dalam radius 500 meter dari tepi sungai di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terdampak awan panas dan aliran lahar yang dapat menjangkau hingga 17 kilometer dari pusat erupsi.

Petugas juga mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi awan panas, guguran lava, dan banjir lahar yang dapat terjadi di sejumlah aliran sungai yang berhulu di Gunung Semeru, seperti Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat.

Baca Juga:10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak