Kredit UMKM Sumsel Capai Rp41,3 Triliun, OJK Ungkap 7 Indikator Penguatan Ekonomi Daerah

Kredit UMKM Sumatera Selatan mencapai Rp41,3 triliun, menjadi penggerak utama perekonomian daerah sepanjang 2025.

Tasmalinda
Kamis, 15 Januari 2026 | 19:34 WIB
Kredit UMKM Sumsel Capai Rp41,3 Triliun, OJK Ungkap 7 Indikator Penguatan Ekonomi Daerah
Kredit UMKM Sumsel capai Rp41,3 Triliun, OJK ungkap 7 indikator penguatan ekonomi daerah
Baca 10 detik
  • Kredit UMKM Sumatera Selatan mencapai Rp41,3 triliun, menjadi penggerak utama perekonomian daerah sepanjang 2025.
  • Total kredit perbankan tumbuh 5,91 persen, sementara industri pengolahan menunjukkan pertumbuhan kredit paling agresif.
  • Kepercayaan masyarakat terjaga dengan DPK naik 6,51 persen, dan minat pasar modal tumbuh signifikan lebih dari 43 persen.

SuaraSumsel.id - Kinerja sektor jasa keuangan di Sumatera Selatan menunjukkan tren penguatan yang konsisten. Data terbaru Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang dirilis Januari 2026 menggambarkan bagaimana stabilitas perbankan, pembiayaan UMKM, fintech, hingga pasar modal berperan besar menopang ekonomi daerah.

Kepala Otoritas Jasa Keuangan Sumatera Selatan, Arifin Susanto, menyebut capaian tersebut mencerminkan kepercayaan masyarakat dan dunia usaha yang tetap terjaga, sekaligus menjadi fondasi penting bagi pertumbuhan ekonomi Sumsel ke depan.

Berikut 7 fakta terbaru sektor keuangan Sumatera Selatan yang menjelaskan mengapa ekonomi daerah terus menguat:

1. Kredit UMKM Tembus Rp41,3 Triliun, Tulang Punggung Ekonomi Daerah

Baca Juga:Banjir OKI Belum Aman, BPBD Sumsel Peringatkan Ancaman Susulan dan Imbau Warga Waspada

Penyaluran kredit UMKM di Sumatera Selatan mencapai Rp41,34 triliun, atau sekitar 32,46 persen dari total kredit perbankan. Angka ini menegaskan UMKM bukan sekadar pelengkap, melainkan penggerak utama ekonomi rakyat.

UMKM di Sumsel tersebar di berbagai sektor, mulai dari perdagangan, pertanian, industri pengolahan, hingga jasa. Besarnya kredit yang mengalir menunjukkan perbankan masih melihat UMKM sebagai sektor produktif dan layak dibiayai.

“UMKM tetap menjadi sektor strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Sumsel. Perbankan masih memberi ruang besar bagi pembiayaan sektor produktif,” ujar Arifin Susanto.

2. Total Kredit Perbankan Terus Tumbuh, Aktivitas Ekonomi Menggeliat

Secara keseluruhan, total kredit perbankan di Sumatera Selatan mencapai Rp127,34 triliun pada November 2025, tumbuh 5,91 persen secara tahunan (year on year).

Pertumbuhan ini mencerminkan meningkatnya kebutuhan pembiayaan, baik untuk investasi, modal kerja, maupun konsumsi. OJK menilai kondisi tersebut sebagai sinyal aktivitas ekonomi yang tetap bergerak positif, meski dihadapkan pada tantangan global.

Baca Juga:Gebyar Kredit Serbaguna Bank Sumsel Babel, Ajukan Kredit Langsung Bawa Pulang Hadiah

Arifin menegaskan, fungsi intermediasi perbankan berjalan efektif, menyalurkan dana masyarakat ke sektor-sektor produktif.

3. Industri Pengolahan Tumbuh Paling Agresif, Sinyal Hilirisasi Menguat

Dari sisi sektoral, industri pengolahan mencatat pertumbuhan kredit tertinggi, yakni 12,52 persen (yoy). Angka ini menjadi indikator kuat bahwa proses hilirisasi dan industrialisasi di Sumsel mulai menunjukkan hasil.

Pertumbuhan industri pengolahan juga membuka peluang besar bagi UMKM berbasis produksi, seperti pengolahan hasil pertanian, perkebunan, dan pangan lokal.

Menurut OJK, sektor ini berpotensi menciptakan lapangan kerja baru dan meningkatkan nilai tambah ekonomi daerah.

4. Dana Masyarakat di Bank Terus Meningkat, Kepercayaan Terjaga

Di sisi penghimpunan dana, Dana Pihak Ketiga (DPK) perbankan Sumsel mencapai Rp120,27 triliun, tumbuh 6,51 persen (yoy).

Kenaikan DPK menunjukkan masyarakat masih percaya menyimpan dana di perbankan, meskipun tersedia banyak alternatif investasi dan instrumen keuangan lainnya.

“Kenaikan DPK mencerminkan kepercayaan masyarakat terhadap sistem perbankan tetap terjaga. Ini penting untuk menjaga stabilitas sektor keuangan,” sambung Arifin.

5. Fintech P2P Lending Jadi Alternatif UMKM dan Usaha Mikro

Selain perbankan, fintech peer-to-peer lending juga mencatat pertumbuhan signifikan. Jumlah akun borrower di Sumsel mencapai 357.117, meningkat 23,26 persen secara tahunan, dengan total pinjaman mencapai Rp594,4 miliar.

Fintech dinilai berperan penting menjangkau pelaku UMKM dan usaha mikro yang belum sepenuhnya terakses layanan perbankan konvensional, terutama di wilayah pinggiran.

OJK menegaskan tetap melakukan pengawasan ketat agar pertumbuhan fintech berjalan sehat dan bertanggung jawab.

6. Pasar Modal Sumsel Makin Bergairah, Investor Terus Bertambah

Minat masyarakat Sumsel terhadap pasar modal juga menunjukkan lonjakan signifikan. Jumlah Single Investor Identification (SID) tumbuh lebih dari 43 persen (yoy).

Tak hanya itu, nilai penjualan reksa dana mencapai Rp544,8 miliar, melonjak tajam dibanding periode sebelumnya. Peningkatan ini mencerminkan meningkatnya literasi dan inklusi keuangan, khususnya di kalangan generasi muda dan pekerja produktif.

OJK mendorong masyarakat agar berinvestasi secara bijak dan memahami risiko setiap instrumen.

7. Pertumbuhan Ekonomi Stabil, Inflasi Terkendali

Didukung sektor jasa keuangan yang solid, pertumbuhan ekonomi Sumatera Selatan tercatat 5,20 persen pada Triwulan III 2025. Inflasi juga tetap terkendali di 2,91 persen, menjaga daya beli masyarakat.

Selain itu, kinerja perdagangan luar negeri menunjukkan surplus, dengan nilai ekspor jauh lebih besar dibanding impor. Kondisi ini memperkuat fundamental ekonomi daerah.

“Stabilitas sektor jasa keuangan menjadi fondasi penting bagi pertumbuhan ekonomi Sumatera Selatan,” tegas Arifin Susanto.

Capaian kredit UMKM Rp41,3 triliun, pertumbuhan perbankan, ekspansi fintech, dan meningkatnya minat investasi menunjukkan ekonomi Sumatera Selatan bergerak ke arah yang sehat dan berkelanjutan. OJK menilai sinergi antara pelaku usaha, perbankan, dan masyarakat menjadi kunci agar tren positif ini terus terjaga.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak