Mahasiswa Unsri Kompak Kenakan Baju Hitam, Aksi #SeptemberHitam Jadi Simbol Luka dan Perlawanan

Seruan itu disampaikan oleh Departemen Aksi dan Propaganda BEM Unsri 2025 dalam sebuah poster digital yang kini beredar luas di media sosial.

Tasmalinda
Kamis, 11 September 2025 | 13:24 WIB
Mahasiswa Unsri Kompak Kenakan Baju Hitam, Aksi #SeptemberHitam Jadi Simbol Luka dan Perlawanan
seruan aksi mahasiswa Universitas Sriwijaya
Baca 10 detik

SuaraSumsel.id - Serba hitam membanjiri kampus Universitas Sriwijaya (Unsri). Bukan sekadar pilihan busana, warna itu menjadi simbol duka, perlawanan, dan ingatan kolektif atas sejarah kelam bangsa. Setiap Kamis sepanjang September, mahasiswa Unsri berikrar mengenakan pakaian hitam sebagai bagian dari gerakan solidaritas bertajuk #SeptemberHitam.

Gerakan ini bukan hanya tentang pakaian, melainkan juga tentang suara yang tak boleh dibungkam. Dari lorong kelas hingga ruang diskusi, semangat mahasiswa menyatu: menjaga nurani, melawan lupa, dan menegaskan bahwa tragedi kemanusiaan tak boleh terkubur dalam diam.

Seruan itu disampaikan oleh Departemen Aksi dan Propaganda BEM Unsri 2025 dalam sebuah poster digital yang kini beredar luas di media sosial. Mereka menegaskan bahwa hitam bukan sekadar warna, melainkan penanda luka mendalam akibat penindasan, perampasan hak rakyat, dan pembungkaman suara kritis di masa lalu.

“Darah dan air mata menjadi saksi bisu, tapi api perlawanan tak pernah padam,” tulis seruan tersebut.

Baca Juga:5 Hal Penting dari Demo Mahasiswa di Palembang: Ribuan Massa, Penyusup Bersenjata, hingga Tersangka

Gerakan yang diberi nama #SeptemberHitam ini bukan hanya ditujukan untuk memperingati tragedi masa lalu, tetapi juga sebagai wujud kesadaran mahasiswa terhadap isu-isu demokrasi, kemanusiaan, dan keadilan hari ini.

Mahasiswa Unsri diajak untuk menunjukkan sikap dengan mengenakan pakaian hitam setiap Kamis, sebuah ritual solidaritas yang diharapkan dapat mengingatkan publik bahwa mahasiswa tidak lupa dan tidak diam.

“Mahasiswa adalah penjaga nurani. Suaranya tak bisa dibeli, langkahnya tak bisa dihentikan,” tegas BEM Unsri dalam seruan tersebut.

Makna Lebih Luas

Tagar #SeptemberHitam sendiri sudah lama menjadi bagian dari gerakan mahasiswa di Indonesia. Ia merujuk pada rentetan tragedi pelanggaran HAM yang terjadi di bulan September.

Baca Juga:Rektor Unsri Taufiq Marwa Turun Tangan: Silakan Aksi, Jaga Nama Almamater!

Kini, mahasiswa Unsri membawa semangat itu ke ruang kampus, dengan harapan mahasiswa tetap bersatu dalam solidaritas, bergerak dalam kesadaran, dan menjadi garda depan perjuangan demokrasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak