- Tawuran fatal melibatkan dua kelompok pemuda terjadi dini hari Sabtu (7/3/2026) di Ilir Timur II, Palembang.
- Seorang remaja berinisial RA (20) meninggal dunia akibat luka tusuk senjata tajam saat bentrokan.
- Polisi sedang memburu dua terduga pelaku penusukan dan terus mengumpulkan bukti terkait insiden tersebut.
SuaraSumsel.id - Aksi tawuran antar kelompok kembali menelan korban jiwa di Kota Palembang, Sumatera Selatan. Seorang remaja dilaporkan tewas setelah mengalami luka tusuk dalam bentrokan dua kelompok yang terjadi dini hari. Polisi saat ini masih memburu para pelaku yang terlibat dalam insiden berdarah tersebut.
Agar lebih jelas, berikut 5 fakta tawuran maut di Palembang yang menewaskan satu orang dan kini masih dalam penyelidikan polisi.
1. Tawuran Terjadi Dini Hari di Ilir Timur II
Peristiwa tawuran itu terjadi di Jalan Perintis Kemerdekaan, Kecamatan Ilir Timur II, Palembang, pada Sabtu (7/3/2026) sekitar pukul 03.00 WIB.
Baca Juga:Bukan Cuma Meja Biliar Rp486 Juta, Anggaran Rumdin Pimpinan DPRD Sumsel Tembus Rp2,7 Miliar
Bentrok tersebut melibatkan dua kelompok pemuda dari wilayah 1 Ilir dan Boom Baru yang diduga sudah saling menantang sebelum akhirnya bertemu di lokasi kejadian.
Situasi dini hari yang relatif sepi membuat aksi kekerasan itu berlangsung cukup brutal sebelum warga mengetahui kejadian tersebut.
2. Korban Remaja Berinisial RA Tewas
Dalam tawuran tersebut, seorang remaja berinisial RA (20) menjadi korban.
Korban mengalami luka tusuk akibat senjata tajam yang mengenai tubuhnya. Luka tersebut membuat korban akhirnya meninggal dunia.
Baca Juga:Meja Biliar Ratusan Juta di Rumdin DPRD Sumsel Jadi Sorotan, Ketua DPRD Buka Suara
Peristiwa ini kembali menambah daftar panjang kasus tawuran yang berujung fatal di Palembang.
3. Diduga Ditusuk Saat Bentrokan Antar Kelompok
Korban diduga terkena serangan saat dua kelompok pemuda tersebut saling menyerang menggunakan senjata tajam.
Aksi saling serang itu membuat situasi di lokasi menjadi kacau dan beberapa orang berlarian meninggalkan tempat kejadian. Dalam kondisi itulah korban diduga terkena tusukan.
Setelah kejadian, korban ditemukan dalam kondisi terluka parah.
4. Polisi Memburu Dua Terduga Pelaku