- Sepuluh malam terakhir Ramadan 1447 H adalah waktu utama mencari Lailatul Qadar, malam mulia nilainya melebihi seribu bulan.
- Nabi Muhammad SAW menyarankan umat mencari Lailatul Qadar pada malam-malam ganjil 10 hari terakhir Ramadan.
- Waktu Lailatul Qadar sengaja dirahasiakan agar Muslim bersungguh-sungguh beribadah sepanjang sepuluh malam tersebut.
SuaraSumsel.id - Ramadan 1447 Hijriah kini memasuki fase paling dinanti umat Islam di seluruh dunia: 10 malam terakhir, waktu yang diyakini sebagai momen turunnya malam Lailatul Qadar, malam penuh kemuliaan yang nilainya disebut lebih baik dari seribu bulan.
Bagi banyak umat Muslim, malam ini menjadi kesempatan istimewa untuk memperbanyak ibadah, doa, dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Namun, satu hal yang membuatnya begitu istimewa adalah waktu pastinya tidak pernah diketahui secara pasti.
Dalam berbagai hadis, Nabi Muhammad SAW hanya memberi petunjuk agar umat Islam mencari Lailatul Qadar pada malam-malam ganjil di 10 malam terakhir Ramadan.
Artinya, setiap Muslim dianjurkan untuk meningkatkan ibadah sejak malam ke-21 Ramadan hingga akhir bulan.
Baca Juga:Kolaborasi Bank Sumsel Babel dan Kementerian Perumahan Dorong Rumah Layak Huni bagi Warga Sumsel
5 Malam yang Diperkirakan Jadi Lailatul Qadar 2026
Jika merujuk pada kalender Ramadan 1447 H yang diperkirakan dimulai pada 19 Februari 2026, maka malam-malam ganjil yang berpotensi menjadi Lailatul Qadar antara lain:
1. Malam ke-21 Ramadan — malam 10 Maret 2026
Ini menjadi malam ganjil pertama di 10 hari terakhir Ramadan. Banyak umat Islam mulai memperbanyak ibadah sejak malam ini.
2. Malam ke-23 Ramadan — malam 12 Maret 2026
Baca Juga:Janggal? Meja Biliar Wakil Pimpinan DPRD Sumsel Rp335 Juta, Ketua Hanya Rp151 Juta
Sebagian ulama menyebut malam ini termasuk salah satu yang paling sering dikaitkan dengan Lailatul Qadar.
3. Malam ke-25 Ramadan — malam 14 Maret 2026
Pada malam ini, banyak masjid biasanya mulai dipadati jamaah yang melakukan i'tikaf.
4. Malam ke-27 Ramadan — malam 16 Maret 2026
Malam ini sering dianggap paling kuat kemungkinan sebagai Lailatul Qadar, meski para ulama menegaskan tidak ada kepastian.
5. Malam ke-29 Ramadan — malam 18 Maret 2026
Ini menjadi kesempatan terakhir bagi umat Islam untuk berburu malam penuh kemuliaan tersebut.
Mengapa Waktu Lailatul Qadar Dirahasiakan?
Dalam banyak penjelasan ulama, waktu Lailatul Qadar sengaja tidak ditentukan secara pasti agar umat Islam bersungguh-sungguh beribadah sepanjang 10 malam terakhir, bukan hanya pada satu malam saja.
Nabi Muhammad SAW bersabda:
"Carilah Lailatul Qadar pada malam-malam ganjil di sepuluh malam terakhir Ramadan."
(HR Bukhari dan Muslim)
Karena itu, banyak umat Islam memilih melakukan i'tikaf di masjid, memperbanyak salat malam, membaca Al-Qur'an, dan berdoa.
Amalan yang Dianjurkan Saat Lailatul Qadar
Beberapa amalan yang dianjurkan pada malam yang penuh kemuliaan ini antara lain:
- Salat malam atau qiyamul lail
- Membaca Al-Qur'an
- Memperbanyak doa dan istighfar
- Bersedekah
- Melakukan i'tikaf di masjid
Salah satu doa yang dianjurkan Nabi Muhammad SAW untuk dibaca saat Lailatul Qadar adalah:
"Allahumma innaka 'afuwwun tuhibbul 'afwa fa'fu 'anni."
Artinya: Ya Allah, Engkau Maha Pemaaf dan menyukai memaafkan, maka maafkanlah aku.
Dengan keutamaan yang luar biasa—lebih baik dari ibadah seribu bulan atau sekitar 83 tahun—tak heran jika banyak umat Islam berusaha tidak melewatkan kesempatan emas ini.
Karena itu, ketika 10 malam terakhir Ramadan tiba, satu pesan sederhana sering diingatkan para ulama: jangan sampai terlewat satu malam pun.