Ketika Layar Digital Telkomsel Menyulam Masa Depan Ratusan Siswa SMA Negeri 18 Palembang

Ini jembatan antara disiplin, kemandirian, dan karakter. Teknologi menanam benih masa depan yang cerdas dan berbudi pekerti. ujarnya optimis.

Tasmalinda
Minggu, 31 Agustus 2025 | 20:34 WIB
Ketika Layar Digital Telkomsel Menyulam Masa Depan Ratusan Siswa SMA Negeri 18 Palembang
Guru SMA Negeri 18 Palembang yang memperlihatkan aplikasi skul.id

SuaraSumsel.id - Pagi di Palembang selalu datang dengan caranya sendiri.

Mentari menembus kabut Sungai Musi, menebar hangat di wajah-wajah siswa SMA Negeri 18.

Lorong utama sekolah bergema dengan langkah 800 siswa, sementara notifikasi Skul.id berdenting lembut seperti musik pagi, menandai bahwa hari ini bukan sekadar hari biasa.

Heru Supeno, Kepala Sekolah, menatap layar tablet di tangannya.

Baca Juga:Siapa Otak di Balik Kerusuhan Palembang Dini Hari? Massa Bermotor Rusak DPRD dan Pos Polisi

Matanya yang penuh ketegasan kini bersinar hangat. “Ini bukan sekadar aplikasi,” katanya.

“Ini jembatan antara disiplin, kemandirian, dan karakter. Teknologi menanam benih masa depan yang cerdas dan berbudi pekerti.” ujarnya optimis.

Dua tahun lalu, tepatnya sebelum pandemi Covid-19, sekolah ini menghadapi rutinas pendidikan konvensional. Absensi manual yang melelahkan, tumpukan tugas menumpuk di meja guru, serta siswa yang kesulitan mandiri membuat setiap hari terasa berat.

Segalanya berubah ketika Telkomsel hadir dengan program CSR pendidikan yang menghadirkan Skul.id. Meski sekolah ini, pun sebelumnya sudah memiliki aplikasi sendiri, sebagai penyesuaian pembelajaran saat pendemi, seperti skul.id.

Bukan sekadar aplikasi, Skul.id adalah laboratorium digital yang mengubah cara belajar, mengajar, dan berinteraksi.

Baca Juga:Kerusuhan Pecah di Palembang, Herman Deru Tegaskan Aksi Bukan Demo tapi Kesengajaan

Semua aktivitas kini terpusat di satu platform—mulai dari membaca artikel dan eBook, meninjau histori dan catatan sikap, mengirim izin atau pesan, melakukan presensi dan memantau jadwal, memeriksa nilai dan e-Rapor, hingga mengakses kelas virtual dan fitur Tugasku.

Wali kelas pun dapat memantau perkembangan tiap siswa, memberikan arahan, dan membimbing lebih personal.

Koin Skul.id memberi penghargaan bagi siswa yang aktif dan kreatif, sementara orang tua terhubung langsung untuk memantau absensi, jadwal, dan catatan sikap anak mereka.

Guru yang memperlihatkan aplikasi skul.id
Guru yang memperlihatkan aplikasi skul.id

Ibu Eka Rahmi, admin yang mengelola seluruh sistem digital sekolah, adalah saksi nyata perubahan ini.

Pengabdiannya tak hanya pada pengaturan platform, tetapi atas arahan kepala sekolah juga mendorong guru dan siswa beradaptasi dengan pembelajaran digital.

“Awalnya memang butuh adaptasi, sama-sama belajar karena ada pelatihan dari tim Telkomsel,” kata Eka sambil tersenyum.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak

Ingin dapat update berita terbaru langsung di browser Anda?