Gubernur Sumsel Herman Deru menyampaikan bahwa open house ini bukan sekadar ajang silaturahmi formal antara pejabat dan masyarakat, melainkan bentuk kedekatan personal yang ingin ia jalin dengan warga Sumsel.

"Silaturahmi ini bukan pertemuan jabatan, melainkan dari hati ke hati. Siapa pun boleh datang ke Griya Agung. Ini adalah rumah rakyat, dan momen ini kami manfaatkan untuk mempererat hubungan baik dengan masyarakat," ujar Herman Deru.
Sementara itu, Wakil Gubernur Sumsel Cik Ujang juga mengungkapkan rasa bahagianya melihat antusiasme warga yang begitu tinggi untuk hadir di acara open house ini.
Lebaran adalah waktu yang tepat untuk saling memaafkan dan mempererat tali persaudaraan tanpa melihat latar belakang jabatan atau status sosial.
Baca Juga:Gubernur Herman Deru dan Wagub Cik Ujang Bakal Salat Idul Fitri di Masjid Agung Palembang
Pelaksanaan Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah di Sumatera Selatan pun berjalan dengan lancar dan kondusif. Herman Deru memastikan bahwa masyarakat bisa menikmati hari raya dengan nyaman tanpa gangguan berarti.
"Alhamdulillah, lebaran tahun ini berlangsung aman dan penuh kebahagiaan. Semoga silaturahmi ini semakin memperkuat persaudaraan kita sebagai warga Sumatera Selatan," tambahnya.
Dengan berakhirnya hari pertama open house yang penuh kehangatan, acara ini masih akan berlanjut pada hari kedua dengan lebih banyak warga yang diperkirakan akan hadir.
Semangat kebersamaan dan kekeluargaan yang tercipta di momen lebaran ini menjadi cerminan betapa eratnya hubungan antara pemerintah daerah dan masyarakatnya, menjadikan Sumatera Selatan sebagai rumah besar bagi semua.
Sebelum open house, Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, dan Wakil Gubernur Cik Ujang turut hadir bersama Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, dalam shalat Idul Fitri di Masjid Agung Palembang.
Baca Juga:Cuaca Sumsel Saat Lebaran Cerah tapi Hati-Hati Hujan Deras di Awal April
Kehadiran para pemimpin daerah menambah kebersamaan di tengah suasana lebaran yang penuh makna.