Dugaan Main Hakim Sendiri
Dari informasi yang beredar, korban diduga merupakan pencuri yang berasal dari wilayah Kertapati, Kota Palembang.
Namun, ia disebut-sebut berasal dari Desa Putak, Kecamatan Gelumbang. Dugaan kuat mengarah pada aksi main hakim sendiri oleh warga setempat.
Dugaan bahwa korban merupakan seorang pencuri semakin diperkuat dengan informasi yang beredar di kalangan warga.
Baca Juga:Mudik Gratis Bank Sumsel Babel: 1.060 Pemudik Diberangkatkan dengan Kereta Api
Meskipun ada klaim bahwa ia berasal dari Desa Putak, Kecamatan Gelumbang, informasi lain menyebutkan bahwa korban sebenarnya berasal dari Kertapati, Kota Palembang.

Identitas korban yang masih simpang siur menambah misteri di balik kematiannya yang tragis.
Namun, satu hal yang hampir pasti adalah keterkaitannya dengan dugaan aksi pencurian ponsel, yang kemudian memicu amukan massa hingga berujung pada aksi main hakim sendiri.
Kapolres Muara Enim AKBP Jhoni Eka Putra SH SIK MSi mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian telah menangkap satu pelaku yang diduga terlibat dalam kejadian tersebut.
Meski begitu, pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap seluruh kronologi kejadian dan siapa saja yang terlibat.
Baca Juga:Cabai Merah Rp60 Ribu, Daging Sapi Rp160 Ribu: Lebaran di Palembang Makin Mahal
“Saat ini kami masih mendalami kasus ini. Dugaan sementara memang mengarah pada pencurian ponsel sebagai pemicu utama kejadian ini. Namun, kami masih mengumpulkan bukti dan keterangan saksi guna memastikan kejadian sebenarnya,” ujar Kapolres.