Janji Manis atau Realita? Mengulik Visi Misi Para Calon Wali Palembang 2024

Masyarakat Palembang tengah menantikan sosok pemimpin yang mampu membawa pembangunan ke arah yang lebih baik.

Tasmalinda
Senin, 28 Oktober 2024 | 20:06 WIB
Janji Manis atau Realita? Mengulik Visi Misi Para Calon Wali Palembang 2024
Debat Pilkada kota Palembang Sumatera Selatan [sumselupdate.com]

Calon Wali Kota Yudha Pratomo berasa lebih berani mengkritik pembangunan selama 10 tahun terakhir. Mantan anak Gubernur Sumsel ini, bahkan menyebutkan jika kota Palembang dalam keadaan tidak sedang baik-baik saja.

Dia menyebut jika visi dan misi paslon 1 dan 2, masih sangat normatif dan klasik. "Palembang alami banjir, jalan rusak, macet, kota sembrawut, pengangguran, korupsi kolusi dan nepotisme.

Palembang dalam 10 tahun terakhir, pengamatan di lapangan kondisinya cukup memprihatinkan," ujar Yudha mengawali pengenalan visi dan misinya.

Dia menyebut dirinya sebagai calon pemimpin yang tidak punya beban masa lalu. Karena itu, ia berkeinginan mengembalikan Palembang sebagai kota maju, berseni dan berteknologi.

Baca Juga:Buronan 2 Tahun, Selebgram Palembang Alnaura Akhirnya Ditangkap di Jepang

Yudha juga berkeinginan membangun kawasan wisata kota air yang terintegrasi menghubungkan hulu dan hilir.

"Wisata air perlu diintegrasikan, terpadu sehingga terhubung sampai di kawasan bawah Ampera yang menjadi jantung kota. Palembang kota tua hendaknya punya wisata yang terintegrasi," ucap Yudha kemudian.

Bahkan ia sempat menginginkan kawasan di Palembang mirip wisata kota di Singapura. "Dengan wisata dan tempat hiburan yang terbangun, akan semakin banyak lapangan kerja dan juga menggerakkan UMKM," ujar Yudha yang juga menjanjikan penguatan ekonomi melalui penyaluran dana Rp50-Rp600 juta di tingkat RT/RW yang kemudian menjajal pasar online (market place).

Sedangkan paslon nomor urut 1, Fitrianti Agustinda dan Nandriani Octarina yang mengusung Palembang Musi. Sebuah program yang menginginkan agar Palembang menjadi kota yang lebih maju.

Fitrianti juga sempat menyebut ingin membangun kawasan kota sungai, memenuhi kebutuhan dasar seperti pendiidkan dan kesehatan melalui program kartu tanda penduduk (KTP) guna keseluruhan (satu induk) kebutuhan warga.

Baca Juga:Palembang Kenalkan 3 Destinasi Wisata Bersejarah, Lawang Borotan Jadi Populer

Paslon perempuan satu-satunya ini pun mengenalkan penggerak ekonomi bagi generasi muda, melalui industri kreatif HUB dan juga membangun 107 inkubator ekonomi. Paslon dengan mengusung tagline ibu yang akan memberikan pengabdian akan revitalisasi pasar dan transportasi massal.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini